Ini Dia Respon KPK Soal 24 Anggota Panja DPR Diduga Minta 3.000 Riyal dalam Kasus Eks Menteri Agama Yaqut

0 50

DERAKPOST.COM – Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, bahwa pihaknya ini akan menelaah keterangan saksi dari Staf Khusus dari eks Menteri Agama Yaqut ini dalam kasus keikutsertaanya 24 anggota Panja DPR diduga minta 3.000 Riyal.

Sebagaimana diketahui, eks Staf Khusus Menteri Agama, yaitu Ishaf Abida ungkap 24 anggota Panja DPR RI ini yang disebut meminta uang. “KPK merespons sebanyak 24 anggota Panja DPR RI yang disebut itu meminta uang pada mantan Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil tersebut,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Ia mengatakan, KPK bakal menelaah pada keterangan yang muncul dipersidangan itu. Jaksa Penuntut Umum KPK ini, tentu akan telaah dan analisis setiap keterangan yang muncul dalam persidangan

Katanya, setiap keterangan yang muncul dalam persidangan dinilai penting dalam sebuah pembuktian untuk mengungkap konstruksi perkara secara lengkap. Lewat keterangan itu juga peran-peran pihak lain bisa diketahui.

“Termasuk untuk menerangkan bagaimana peran dari para terdakwa dalam konstruksi perkara tersebut, kemudian atas perbuatan melawan hukum dilakukan mengakibatkan kerugian keuangan negara. Demikian juga peran serta dari pihak-pihak lainnya,” kata Budi dikutip dari laman SINDONews..

Sebelumnya diberitakan. Eks Staf Khusus Menteri Agama, yaitu Ishfah Abidal Azis ini mengungkap 24 anggota Panja Komisi VIII DPR disebut pernah meminta uang 3.000 riyal kepada dirinya saat perjalanan dinas ke Arab Saudi.

Hal ini disampaikan oleh Ishfah Abidal Azis yang juga tersangka perkara sama, diketika ia mendapat kesempatan bertanya kepada eks Direktur Bina Haji Khusus Jaja Jaelani dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji, Jumat (4/9/2026).

“Saudara Saksi ingat bahwa ada 24 orang anggota Panja Komisi VIII (DPR) berangkat dinas luar negeri, perjalanan luar negeri ke Saudi itu sudah dibiayai oleh APBN. Yakni itu DIPA DPR. Saudara tahu?” tanya Ishfah. Hal itu dijawab benar tahu, oleh Jaja.

Kesempatan itu Ishfah mengatakan, disaat itu, dia mengaku hanya memberi 1.500 riyal dari uang honornya. “Saudara Saksi ingat bahwa saya sampaikan 24 orang tersebut masing-masing meminta uang pada awalnya 3.000 riyal per orang, tetapi saya hanya mampu menyiapkan dari uang honor saya per orang 1.500 riyal,” tanya dia. Dan dijawab iya betul kata Jaja. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.