Oalah…. Ada 50 Orang Terjatuh Saat Jembatan Gantung Pangandaran Ambruk, Termasuk Bupati

0 61

DERAKPOST.COM – Publik di media sosial, dissaat ini tengah ramai menyoroti insiden ambruknya Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, di Kecamatan Cijulang, di Kabupaten Pangandaran. Diketahui, terjadi pada hari Ahad (30/8/2026) sore.

Diketahui, terkait viralnya insiden jembatan gantung tersebut, baru diresmikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, yang tiba-tiba ambruk. Dalam unggahan, milik Instagram @feedmedsos, tampak jembatan tersebut mengalami kerusakan fatal sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami yang bersama warganya.

Tetapi hal ini tidak ada korban jiwa. namun diduga kuat terjadi akibat kelebihan beban (over kapasitas). “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Jembatan yang patah sesaat setelah diresmikan Bupati Pangandaran,” kata warga setempat, Asep Dani di lokasi. Ia mengatakan struktur jembatan tersebut yang tiba-tiba anjlok saat dilewati.

Terdata sekitar 50 orang yang berada pada jembatan tersebut. Para korban itu, Bupati Citra Pitriyami, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ling Ling Nugraha Senjaya, serta Dandim 0626 Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan. Diketahui, Bupati Pangandaran dan rombongan bareng warganya tersebut mencoba melintasi jembatan usai prosesi seremoni.

Ambruknya jembatan gantung yang baru diresmikan di Desa Margacinta, di wilayah Pangandaran, Jawa Barat tersebut terjadi saat seremoni peresmian. Peristiwa yang bermula saat rombongan bupati mencoba melintasi jembatan usai prosesi seremoni. Namun salah satu angkur atau konstruksi pengikat tersebut dilaporkan patah hingga menyebabkan jembatan anjlok seketika.

Meski tidak ada korban jiwa, tapi sejumlah orang termasuk juga halnya Kepala Dinas PU dilaporkan mengalami luka lecet. Selain itu, Bupati Citra Pitriyami sendiri ini tampak terguncang ataupun mengalami syok atas kejadian tersebut. Tingginya 40 Meter dari Sungai Berdasarkan laporan di lapangan, jembatan gantung sepanjang 60 meter ini memiliki ketinggian sekitar 30 hingga 40 meter dari permukaan sungai.

Diketahui infrastruktur merupakan akses vital menghubungkanya Desa Margacinta dan Desa Cibanten di Kecamatan Cijulang pada Desa Cimindi di Kecamatan Cigugur. Kehadirannya semula diproyeksikan untuk permudah akses warga dan wisatawan itu yang menuju arah Kampung Budaya Desa Margacinta. Tapi hingga saat ini, penyebab pasti patah jembatan masih didalam tahap penyelidikan.

Pihak terkait juga dinilai perlu memastikan apakah insiden itu, dipicu oleh kegagalan konstruksi, kualitas material, atau murni faktor beban teknis. Bupati Kena Kawat, Memar di Tangan. Terpisah, Kabag Humas Pemda Pangandaran, Raden Detty Marieta membenarkan insiden yang dialami Bupati Citra Pitriyami disaat peresmian jembatan tersebut.

“Tadi kejadiannya sore, Ahad (30/8/2026).
kondisi Pak Bupati dalam keadaan sehat meskipun sempat mengalami syok. Aman tidak ada korban, (bupati) juga kena kawat memar dibagian tangan,” ungkapnya. Kata dia, terkait kronologi detail pada jembatan, pihaknya mengarahkan agar berkoordinasi lebih lanjut dengan instansi teknis terkait. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.