Diserang Beruang, Antono Petani di Langgam Mengalami Luka Cakaran dan Gigitan pada Bagian Kepala

0 74

DERAKPOSTCOM – Antono (40), seorang petani berdomisili di RT 02 RW 03, Jalan Pendidikan, yaitu Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Pelalawan. Hal itu, menjadi korban serangan beruang disaat sedang menderes karet di kebunnya, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibat serangan hewan buas dilindung itu, maka korban juga mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatanya medis. Hal itu setelah warga mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan serta mengevakuasi korban itu dari lokasi kebun atau tempat yang aman.

Kapolsek Langgam Ipda Bambang, S.H., M.H. menjelaskan bahwa korban diketahui bernama Antono (40), seorang petani yang tinggal (berdomisili) di RT 02 RW 03, Jalan Pendidikan, Desa Pangkalan Gondai. Kata dia, saat ini korban menjalani perawatan intensif di RS Selasih Pangkalan Kerinci. Kondisi korban terus dipantau oleh tim medis guna memastikan halnya proses pemulihan berjalan dengan baik.

Berdasarkan keterangan awal, lokasi kejadian berada di RT 03 RW 02 Dusun Air Putih, KM 53, Desa Pangkalan Gondai. Saat sedang menderes karet, korban yang  tiba-tiba diserang seekor beruang muncul dari sekitar lokasi kebun. Serangan itupun  berlangsung sangat cepat, yang sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Akibat serangan tersebut, Antono itupun mengalami luka cakaran dan gigitan pada bagian kepala.

Kapolsek Langgam ini mengatakan pihak kepolisian yang turun ke lapangan telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Selain melakukan pendataan di lokasi, pihaknya juga imbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perkebunan atau  hutan dari terhadap berpotensi menjadi serangan habitat satwa liar.

Sementara itu, dikonfirmasi pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengatakan, bahwa tim sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian. Kehadiran tim BBKSDA diharap dapat melakukan langkah pengamanan identifikasi, pemantauan, dan mengambil langkah-langkah penanganan mencegah terulangnya kejadian serupa.  (AjoMarbun)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.