Mimi: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Siapkan UMKM untuk Jadi Pemasok Program MBG

0 68

Mimi: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Siapkan UMKM untuk Jadi Pemasok Program MB

DERAKPOST.COM – Memperkuat akan hal dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada daerah ini. Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) terus memperkuat dukungan pelaksanaan program tersebut, maka akan dipesiapkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pada sektor peternakan sebagai pemasok resmi bahan pangan asal hewan.

Demikian halnya disampaikan oleh Kepala DPKH Provinsi Riau Mimi Yuliani. Diterang dia, bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah didaerah untuk memastikan hal kebutuhan pangan dalam program nasional itu dipenuhi oleh produk lokal ini yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), serta sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha peternakan di Provinsi Riau.

Ia mengatakan, bahwasa pihaknya tengah menyiapkan itu berbagai langkah strategis agar nanti UMKM peternakan di Riau dapat terlibat dalam halnya rantai pasok program MBG. “Saya mau pelaku UMKM peternakan di Riau memilik kesempatan jadi pemasok resmi kebutuhan pangan asal hewan untuk program MBG. Maka itu, persiapanya terus dilakukan agar siap memenuhi persyaratan yang berlaku,” terang Mimi.

Menurutnya, terdapat tiga fokus utama yang sedang dipersiapkan DPKH, yakni membuka akses UMKM menjadi pemasok resmi, melakukan pendataan pelaku usaha peternakan, serta memastikan seluruh produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

Pendataan tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun program pembinaan, pendampingan, hingga penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu memenuhi kebutuhan dapur MBG secara berkelanjutan.

Selain memperluas akses pasar, DPKH juga memberikan perhatian serius terhadap aspek kualitas produk. Seluruh pangan asal hewan yang dipasok diwajibkan memenuhi standar higiene dan sanitasi agar aman dikonsumsi masyarakat, khususnya para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

Mimi menjelaskan, setiap unit usaha peternakan didorong memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV) sebagai bukti telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi. Di samping itu, sertifikasi halal juga menjadi syarat penting guna memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

“Standarisasi kualitas menjadi perhatian utama. Produk yang dipasok harus memenuhi aspek higiene, sanitasi, memiliki sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV), serta sertifikat halal agar keamanan konsumsinya benar-benar terjamin,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, DPKH Provinsi Riau akan segera menyusun langkah-langkah teknis, termasuk mengirimkan surat resmi kepada pihak-pihak terkait sebagai dasar koordinasi dan pendataan calon pemasok dari kalangan UMKM peternakan.

Mimi menegaskan, pihaknya siap mendukung penuh keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis melalui penyediaan bahan pangan asal hewan yang berkualitas. Di sisi lain, program tersebut juga diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperluas pasar bagi produk-produk peternakan lokal.

“Kami mendukung penuh langkah ini. Selain memastikan kebutuhan pangan asal hewan untuk Program MBG terpenuhi, kami juga ingin program ini memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM peternakan lokal di Provinsi Riau,” tutupnya.  (Irsyad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.