Wow….. Puluhan Truk Over Dimensi dan Over Load Terjaring Operasi Gabungan di Tol Pekbangpar

0 63

DERAKPOST.COM – Ada operasi gabungan itu di Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang-XIII Koto Kampar (Pekbangpar). Razia tersebut penertibanya kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL) melintas di daerah Jalan Tol tersebut. Saat ini ada sebanyak 34 truk terjaring karena melanggar aturan.

Diketahui operasi atau razia disekitar Jalan Tol itu melibatkan pihak PJR Polda Riau, PT Hutama Karya pengelola Jalan Tol, Dishub Kampar, serta pihak BPTD Kelas II Provinsi Riau. Hal penanganan kendaraan ODOL itu, masih dalam tahap sosialisasi itu dimulai dengan apel persiapan yang dipimpin oleh Kanit PJR Polda Riau di Kantor Gerbang Tol XIII Koto Kampar.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Regional Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya Persero, Bromo Waluko Utomo, Dari 37 kendaraan terdapat 34 kendaraan yang melanggar aturan, dengan rincian yaitu 33 kendaraan ODOL dan ada 1 kendaraan mati KIR.

Operasi gabungan tersebut dibagi empat pos pantau. Pos 1 petugas melakukan pemberitahuan adanya pemeriksaan kendaraan, Pos 2 pemilahan kendaraan gol 1 dan non gol 1. Selanjutnya, Pos 3 pemeriksaan kendaraan dan pendataan, dan Pos 4 putar balik kendaraan ODOL.

“Operasi ini untuk mengurangi angka kecelakaan, dan mensosialisasikan larangan kendaraan ODOL pada Jalan Tol Pekanbaru-Bankunang-XIII Koto Kampar. Karena itu, Hutama Karya Ruas Tol Pekanbaru-Bankinang-XII Koto Kampar selaku BUJT selalu meningkatkan pelayanan dalam keselamatan berkendara, khususnya dalam upaya untuk menekan kendaraan ODOL yang melintas di jalan tol dengan mengadakan kegiatan Operasi Kendaraan ODOL di Gerbang Tol XIII Koto Kampar,” paparnya.

Kesempatan itu, ia pun berharap kegiatan operasi ODOL gabungan ini nantinya bisa meningkatkan kesadaran pengguna jalan, khususnya kepada pengemudi kendaraan angkutan, begitu juga pemilik kendaraan itu, terkait batas muatan dan p dimensi kendaraan yang sejalan dengan program dari pemerintah yang masih dalam tahap sosialisasi untuk penanganan kendaaan ODOL. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.