DERAKPOST.COM – Dunia Pendidikan kembali tercoreng oleh ulah oknum guru yang melakukan kekerasan terhadap anak didiknya, kejadian tersebut terjadi di SMKN 5 Pekanbaru. Kekerasan dengan memukul kepala siswa di sekolah ini.
Menurut keterangan dari salah satu orang tua murid tidak ingin disebutkan namanya menceritakan kepada awak media, bahwa awalnya mereka siswa ketahuan merokok elektrik (Vape,red) terus itu dipanggil oleh guru tersebut dan serta langsung dipukul dibagian kepala.
“Mereka 7 orang pak, dipukul kepalanya oleh guru tersebut, bahkan ada yang sampai dirawat di rumah sakit akibat pemukulan tersebut,” ujarnya salah satu sumber yang merupakan orang tua siswa tersebut. Ia mengatakan sangat tak terima perlakuan demikian pada anaknya.
Setelah kejadian pemukulan tersebut, kami orang tua dipanggil oleh guru tersebut dan dipaksa melakukan perdamaian dibawah intimidasi yang melarang kami tidak boleh melapor ke polisi. Sambungnya, dalam hal ini guru tersebut untuk melapor ke polisi oleh oknum guru tersebut.
“Saya ini, berharap kasus ini agar segera diselesaikan, saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu, sesalah apapun anak saya, silahkan diberi hukuman. Tapi tidak juga dengan melakukan pemukulan seperti itu. Saya dan beberapa orang tua murid lainya akan melaporkan tersebut ke pihak berwajib,” ujarnya.
Terkait permasalahan ini, dikonfirmasikan itu kepada Kepala SMKN 5 Pekanbaru Dwi Bowo Sukmono. Dia mengucapkan sangat berterima kasih kepada media ini atas hal kepedulian terhadap dunia pendidikan. Dia juga mengatakan, terkait persoalan terjadi itu sudah diselesaikan.
“Ya benar ada hal kejadian demikian. Tapi, saat ini antara guru bersangkutan dengan siswa telah berdamai secara kekeluargaan. Untuk hal guru yang melakukan kekerasan, telah kita panggil dan kita beri sanksi tegas agar tidak terulang lagi kedepannya. Begitu juga untuk siswa tersebut, kita dari sekolah bertanggung jawab, untuk hal pengobatan hingga pulih,” sebut Kepsek Bowo. (Dairul)