DERAKPOST.COM – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, dilakukan tahapan seleksi calon Kepala SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau ini terus berjalan. Dari banyaknya pendaftar mengikut aeleksi sejak awal, hingga saat ini, tersisa 500 orang peserta yang masih bersaing perebutkan 69 jabatan tersebut.
Dalam hal ini, Sekdaprov Riau mengatakan, apresiasi atas tingginya antusiasme para guru dan tenaga pendidik yang mengikuti seleksi. Menurutnya, besarnya dari jumlah pendaftar itu menunjukkan semangat dan komitmen insan pendidikan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan sekolah di Riau.
“Kita apresiasi peminatnya sangat banyak. Dari sekitar 9 ribu pendaftar ini memenuhi syarat administrasi, proses seleksi terus berjalan. Per hari ini, peserta yang masih mengikuti seleksi tersisa sekitar 500 orang lagi,” ujar Syahrial. Dia menjelaskan, bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara bertahap dan objektif melalui sistem yang telah ditetapkan.
Jumlah peserta yang akan terus diseleksi hingga diperoleh calon-calon terbaik yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. Artinya, proses semua melalui sistem. Nanti ketika sudah tinggal tiga besar, itu bisa saja ada tahapan wawancara. Tapi disaat ini, masih menunggu arahan pimpinan. Yang jelas hal seleksinya sampai saat ini masih berjalan, dan pada semua tahapan dilakukan secara transparan dan kredibel.
Diberitakan sebelumnya, kalau Pemerintah Provinsi Riau melalui dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah menyelesaikan tahapan verifikasi berkas pendaftaran calon kepala sekolah itu berlangsung hingga 30 Januari 2026. Didalam halnya memastikan proses tersebut berjalan bersih serta berintegritas, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.
“Untuk memastikan proses berjalan bersih serta berintegritas, maka itu secara khusus meminta Sekdaprov Riau untuk mengawasi seluruh tahapan seleksi dan mengingatkan jajarannya agar bekerja secara profesional.
Dan mengingatkan jajarannya agar bekerja dengan baik dan halnya menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung,” tegas SF Hariyanto.
Plt Gubernur Riau juga mengimbau seluruh peserta seleksi agar tidak mudah percaya kepada oknum ataupun pihak menjanjikan kelulusan dengan cara tidak benar. Artinya, jangan percaya calo-calo itu yang mengaku tim ini atau tim itu. Sebab itu tidak ada, tapi bekerjalah dengan baik dan benar. Tentu ini pimpinan pasti memilik penilaian tersendiri dalam kinerja.
Selain itu, Pemprov Riau membuka ruang bagi peserta maupun masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan indikasi praktik yang tidak sesuai aturan selama proses seleksi berlangsung. “Jikalau ada yang macam-macam, silakan dilaporkan. Identitas pelapor akan kami jaga. Dengan menindaklanjut adanya hal kemungkinan demikian,” ujarmya. (Rezha)