DERAKPOST.COM – Tercatat sebanyak 201 pelajar berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk tahun 2026. Proses ini jadi pintu awal untuk menentukan siapa berhak kibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi memulai tahapan seleksi calon Paskibraka tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah, Sudandri SH, di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Sabtu (11/4/2026).
Dalam arahannya, Sudandri menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar mencari petugas pengibar bendera, melainkan bagian dari proses pembinaan generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi.
“Kalian yang hadir di sini adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melalui tahapan awal, dan hari ini akan melanjutkan perjuangan untuk menjadi yang terbaik di antara yang terbaik,” ujarnya dikutip dari laman Goriau.
Ia menyebut, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga mental yang tangguh, sikap disiplin, dan integritas yang tinggi sebagai bekal di masa depan.
“Besar harapan saya, agar adik-adik peserta seleksi calon paskibraka ini mengikuti setiap tahapan seleksi ini dengan bersungguh-sungguh, penuh semangat. Tunjukkan kemampuan terbaik adik-adik sekalian, junjung tinggi sportivitas dan kejujuran,” ucap Sudandri.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa proses seleksi ini juga menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta, terlepas dari hasil akhir yang akan dicapai.
“Hasil akhir bukanlah segalanya, tetapi proses dan pengalaman yang akan dijalani hari ini adalah proses pembelajaran yang sangat berharga,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepulauan Meranti, Dra Kamisah MPdI, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 201 peserta dari kalangan siswa-siswi kelas X SLTA telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan mengikuti seleksi tahun ini.
Peserta tersebut berasal dari sembilan kecamatan, dengan rincian Kecamatan Tebingtinggi sebanyak 102 orang (49 putra dan 53 putri), Tebingtinggi Barat 8 orang (4 putra dan 4 putri), Tebingtinggi Timur 6 orang (3 putra dan 3 putri), Tasik Putripuyu 10 orang (7 putra dan 3 putri), Merbau 12 orang (3 putra dan 9 putri), Pulau Merbau 13 orang (7 putra dan 6 putri), Rangsang Barat 26 orang (12 putra dan 14 putri), Rangsang Pesisir 13 orang (5 putra dan 8 putri), serta Kecamatan Rangsang 11 orang (5 putra dan 6 putri).
“Jadi, peserta dari 9 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang terpilih tersebut sedang menjalani tahapan seleksi atau tes,” sebutnya usai acara.
Ia menjelaskan, seleksi dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai tahapan, meliputi Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), pemeriksaan kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), samapta, serta penilaian kepribadian.
Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk menjaring calon Paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan karakter yang kuat.
Kegiatan pembukaan seleksi ini turut dihadiri Asisten I Tengku Arifin, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Febriyadi, Sekretaris Kesbang Reni Desrita SFarm MSi, Kabid Kesbang Adi Safrizal SE, serta para pelatih dari unsur TNI/Polri dan Purna Paskibraka.
Melalui proses seleksi yang ketat dan objektif, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan anggota Paskibraka yang mampu menjalankan tugas dengan baik serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya di Kabupaten. (Tansyam)