Sekolah Rakyat Kuansing Ditarget Selesai Juli 2026, Kementerian PU Sebut Saat Ini Sudah Capai 30 Persen
DERAKPOST.COM – Diketahui, sekarang ini dilaksana pembangunanya Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing. Ditargetkan hal itu tuntas pada bulan Juli 2026. Untuk kondisi saat ini sudah 30 persen.
Gedung Sekolah Rakyat yang dianggarkan melalui dana APBN sebesar Rp239 miliar lebih. Ada sekitar 20 unit bangunan. Ada gedung utama belajar jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA. Kemudian ada asrama guru SD, SMP dan SMA. Asrama murid, SD, SMP dan SMA, masjid, gedung serbaguna dan lainnya.
Kementerian PU RI sekarang ini menggesa pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing. Bangunan itu berada tepat di belakang Stadion Sport Center. “Ini sudah dilaksanakan pembangunan. Disaat sekarang ini, sudah mencapai 30 persen,” ujar Muhammad Yudi Prasetya.
Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Riau inipun menyebut, usai Idulfitri ini, yakni sebanyak 300 orang pekerja itu dikerahkan agar pembangunan fisik gedung Sekolah Rakyat tersebut. Hal itu, ungkapnya, supaya berjalan maksimal dan selesainya juga tepat waktu.
Pekerjaan gedung tengah difokuskan pada pembangunan gedung utama ruang belajar SD, SMP dan SMA. Yang kemudian masjid, asrama guru dan asrama murid. Sekarang ini tengah pemasangan dinding bangunan. “Jadi semuanya sedang kita gesa. Dengan harapan mudah-mudahan itu selesai tepat waktu,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui berita sebelumnya. Mereka ini menargetkan bangunan Sekolah Rakyat Kuansing ini tuntas di Juli 2026, hal itu dengan tujuan sehingga di tahun ajaran baru ini, nanti bisa dimanfaatkan. Menurut Yudi, Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang dikerjasamakan itu tiga kementerian, yaitu Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kementerian PU sebagai pelaksana pembangunan fisik.
Bangunan Sekolah Rakyat akan terdiri dari 22 gedung, yang dengan berbagai fasilitas pendukung. Fasilitas yang akan dibangun meliputi asrama putra dan putri, asrama guru, ruang kelas, serta sarana penunjang lainya, termasuk hal fasilitas olahraga dan masjid. Bangunan ini akan menjadi pusat pembelajaran pendidikan di Kuansing.
“Untuk wilayah Riau, Kuansing itu menjadi daerah pertama mendapat pembangunan fisik Sekolah Rakyat yang bersumber dari APBN, dengan nilai anggaran yaitu sekitar Rp239 miliar,” sebut Yudi Prasetya dikutip dari laman Riaupos, Ahad (8/2/2026). Dia mengatakan, untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut diharap bisa meningkatkan akses dan kualitas pendidikan masyarakat, sekaligus jadi salah satu pilar penguatanya sumber daya manusia. (Hendri)