Reses Anggota DPRD Riau Suyadi SP Dicurhati Masalah Jalan Hingga Rumah Layak Huni

0 270

 

DERAKPOST.COM – Politisi PDIP Suyadi SP melaksana agenda reses ke Daerah Pemilihan (Dapil) nya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) selama sepekan. Reses itu dimulai sejak tanggal 3 Maret 2023. Hal ini untuk menampung aspirasi.

Sebagaimana hal disampaikan Anggota Komisi II DPRD Riau ini, didalam agenda reses tersebut dirinya banyak mendapat itu aduan mulai dari masalah jalan rusak hingga rumah layak huni. “Reses, tujuan menyerap aspirasi masyarakat di Dapil,” ungkap Suyadi kepada wartawan.

Sekretaris dari Fraksi PDIP mengatakan, dia melakukan reses di 14 desa dan dua kelurahan (16 titik, red) sebagaimana ini ditetapkan. Ada di Kecamatan Simpang Kanan, Bangko Pusako, Tanjung Medan, Pujud, Bagan Sinembah, dan juga Bagan Sinembah Raya di Kabupaten Rohil.

 

Suyadi mengatakan, agenda reses yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat ini dengan tujuanya memang menyerap aspirasi. “Alhamdulillah, pada setiap titik reses yang saya kunjungi, antusias dari masyarakat cukup tinggi dalam halnya sampaikan permasalahan di daerahnya,” ujar Suyadi, Rabu (15/3/2023).

Dijelaskan dia, ada beberapa keluhanya yang disampaikan antara lain masalah jalan. Bahwa jalan di desa dan maupun kelurahan, khususnya jalan lingkungan banyak yang rusak. Rata-rata yaitu jalan desa/kelurahan yang rusak tersebut, ini mencapai 40 persen.

“Kondisi jalan itu, tergolong rusak berat. Apalagi saat ini musim hujan, kerusakan jalan makin parah. Sehingga, mobilitas masyarakat jadi terganggu,” kata Suyadi.
Dia pun mengakui, rata-rata jalan desa sebagian kecil yang sudah sirtu. Tetapi sebahagian besar masih jalan tanah hasil swadaya masyarakat.

Selain jalan, menurut Suyadi, masyarakat juga curhat soal rumah yang tidak layak huni. “Ada beberapa warga kurang mampu yang mengeluhkan kondisi rumahnya yang tak layak huni,” ungkap Suyadi.

Masalah rumah ibadah disebutkan Suyadi juga dikeluhkan warga. Rata-rata rumah ibadah di desa/kelurahan butuh perawatan seperti dinding yang kusam, atap yang bocor dan sebagainya.

Dari semua aspirasi warga itu, disebutkan Suyadi akan ditampung dan ditindaklanjuti dan dilaporkan dalam agenda paripurna laporan reses nanti.

“Insyaallah aspirasi masyarakat itu akan kita perjuangkan. Kita akan berupaya mengatasi masalah yang dihadapi warga lewat kegiatan pokok pikiran atau pokir,” tutur Suyadi. Untuk itu dia meminta Pemprov Riau memasukkan anggaran pokok pikiran (pokir) dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). **Rul

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.