Provinsi Riau Mulai Diguyur Hujan, BMKG Deteksi Hotspot Mulai Menurun

0 249

 

DERAKPOST.COM – Diketahui belakangan ini, sebarannya hotspot atau titik panas di Provinsi Riau melonjak drastis. Tapi untuk hari ini, karena mulai diguyur hujan, hal itu membuat titik panas menurun jumlahnya.
Sebelumnya, terdapat 71 titik.

“BMKG mencatat hotspot Pulau Sumatera masih tinggi, Rabu (31/7/2024). Yakni ada 250 titik. Khusus untuk hotspot di Riau ini yang sempat melonjak, kini tersisa 42 titik panas,” kata Putri Santy.

Prakirawan dari BMKG Stasiun Pekanbaru ini mengatakan, total hotspot pada wilayah Sumatera ada 250 titik, terbanyak di Babel 61 titik, Riau 42 titik, Sumut 30 titik, Jambi 28 titik, Sumsel 27 titik, Sumbar 23 titik dan Lampung 22 titik, Bengkulu delapan titik, Kepri delapan titik dan Aceh satu titik.

Kesempatan itu, Putri Santy menuturkan, untuk 42 titik panas di Riau tersebar paling banyak di Kabupaten Inhil tujuh titik, Rohil enam titik, Siak lima titik dan Kota Dumai lima titik. Dan empat titik di Rohul, empat titik di Pelalawan, empat titik di Meranti, tiga titik di Bengkalis, tiga titik di Inhu dan satu titik di Kampar.

Putri Santy juga mengatakan, sebanyak 42 titik panas yang tersebarnsejumlah wilayah di Provinsi Riau, yang berdasar data BMKG ada tiga diantaranya sudah berstatus level confidence rendah itu diangka 0-29 persen dan 38 dengan level confidence sedang antara 30-79 persen.

Dalam hal ini sambungnya, diketahui juga hanya satu titik panas lainnya dengan level confidence tinggi diangka 80-100 persen di Kecamatan Kubu, di Kabupaten Rohil. Pada titik demikian, ulasnya, sangat diwaspadai yang dikarenakan itu mengkhawatirkan.

Untuk informasi, Pemprov Riau tetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor: Kpts.293/III/2024 itu diteken Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto, status siaga ini akan berlangsung hingga akhir November 2024. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.