Petugas AvSec Bandara SSK II & BKO TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin Gagalkan Dua Kali Penyelundupan Narkoba

0 61

DERAKPOST.COM – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru melalui petugas Aviation Security (Avsec) dan BKO TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin berhasil menggagalkan dua kali upaya penyelundupan barang Contraband (narkotika) jenis sabu dalam kurun waktu dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 9 dan 10 April 2026.

General Manager Bandara SSK II menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud komitmen penuh dalam menjaga keamanan penerbangan serta mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia.

Penggagalan Pertama dilakukan pada tanggal 9 April 2026, dimana petugas Avsec dan BKO TNI AU berhasil mengamankan 3 (tiga) orang calon penumpang yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu sebanyak 18 bungkus dengan total berat 4.050 gram.

Barang bukti ditemukan tersimpan di dalam koper bagasi milik para calon penumpang tersebut. Berdasarkan rencana perjalanan, para pelaku akan berangkat menuju Jakarta menggunakan Maskapai Batik Air ID 7066 tujuan Jakarta dan Maskapai Lion Air JT 393 tujuan Jakarta, dan kota tujuan akhir Ketiga calon penumpang tersebut adalah Lombok.

Selanjutnya, pengagalan kedua dilakukan pada tanggal 10 April 2026, petugas kembali mengamankan 1 (satu) orang calon penumpang yang membawa narkotika jenis sabu sebanyak 5 bungkus dengan total berat 980 gram.

Barang haram tersebut juga ditemukan di dalam koper bagasi, dengan rencana penerbangan menggunakan Maskapai Super Air Jet IU 919 tujuan Jakarta dengan tujuan akhir nantinya adalah Lombok.

Sebagai tindak lanjut Seluruh calon penumpang beserta barang bukti telah diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Riau selaku pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Manajemen Bandara SSK II menegaskan bahwa pengawasan terhadap penumpang dan barang bawaan akan terus diperketat melalui pemeriksaan berlapis serta pemanfaatan teknologi keamanan penerbangan.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi bukti nyata sinergi seluruh stakeholder bandara dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan ketertiban transportasi udara serta mendukung Indonesia bebas dari narkoba. (Redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.