DERAKPOST.COM – Pemerintah Provinsi Riau berkomitment meimplementasikan dari prinsip pembangunan berkelanjutan ini telah menjadi komitmen masyarakat global. Wujud implementasi itu diantara lainya melalui kebijakan pembangunan rendah karbon.
Hal tersebut disampaikannya Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, acara peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) ke- 13 dan hari jadi Provinsi Riau ke- 65 Tahun 2022. Kegiatanpun, berlangsung di Tahura Sultan Syarif Hasyim II, pada hari Ahad (14/8/2022).
Pada acara dengan tema Amerta Tatsu Abinaya yang artinya Memulihkan Alam untuk Masyarakat Sejahtera. Diketahui, bersamaan itu, Gubri serahkan langsung Penghargaan Lingkungan Hidup kepada para Pemenang Lomba Kota Bersih se – Provinsi Riau Tahun ini.
Gubri inipun, memberikan Penghargaan Setia Lestari Bumi, serta Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi. Tidak hanya itu, Gubri juga memberi Penghargaan Setia Lestari Bumi, Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi yaitu penghargaan kepada Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan.

“Kami sampaikan juga selamat kepada Kepala Daerah berhasil memenangkan Lomba Kota Bersih Tahun 2022 dan penerima Penghargaan Setia Lestari Bumi serta Sekolah Adiwiyata,” ucap Syamsuar dalam kata sambutannya.
Dikatakan dia, juga selamat kepada Kepala Sekolah pemenang Adiwiyata Tahun 2022. Semoga ini merupakan bentuk motivasi untuk terus membina dan mengembangkan upaya-upaya kepedulian dalam perbaikan mutu lingkungan hidup. Dengan mengajak kepada segala aspek pendidik agar tetap dan semakin semangat dalam mendidik siswa-siswi menjadi manusia berkarakter.
“Semakin bersemangat membentuk karakter dan sikap peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan untuk pembangunan dan kehidupan yang berkelanjutan di Bumi Riau yang kita cintai,” ajak Syamsuar.
Dalam kesempatan itu, disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Mamun Murod membaca laporan pemenang dari serta kategorinya. Dan memberikan apresiasi pada pemenang untuk dapat menjaga keberhasilan yang diraih.
Adapun pemenang kategori Kota Bersih tersebut adalah peringkat I diraih kota Bagan Siapi-api, peringkat II Kota Siak Sri Indrapura, Peringakat III Kota Bengkalis. Harapan I Kota Bangkinang, Harapan II Kota Pangkalan Kerinci, dan Harapan III Kota Teluk Kuantan.
Untuk penghargaan Setia Lestari Bumi diberikan kepada Ninik Mamak Kenagarian Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, dengan kategori Penyelamat Lingkungan.
Kemudian untuk kategori Perintis Lingkungan diraih oleh Habiburahman yang merupakan warga Desa Permai Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti dan Litjen Manihuruk warga Desa Sungai Meranti Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis.
Sementara untuk Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi diberikan kepada 23 Sekolah di Riau, dengan rincian tujuh dari 12 kabupaten/kota. Antara lain adalah
Untuk Kota Pekanbaru diserahkan kepada SDN 021, SDN 194 dan SD Cendana Rumbai.
Untuk Kabupaten Rokan Hilir diserahkan kepada SDN 003 Sei Manasib, SDN 010 Bangko Sempurna, SDN 007 Tangga Batu, SMPN 2 Bangko dan SMAN 5 Bagan Sinembah.
Untuk Kabupaten Pelalawan diserahkan kepada SMPN 3 Pangkalan Kuras.
Untuk Kabupaten Kuantan Singingi diserahkan kepada SD Global Andalan Logas.
Untuk Kabupaten Bengkalis diserahkan kepada SDN 2 Bantan, SDN 2 Rupat Utara, SDN 4 Pinggir, SDN 4 Talang Muandau, SDN 8 Bandar Laksamana, SDN 37 Bengkalis, SMPN 3 Bukit Batu dan SMK N 1 Mandau.
Untuk Kabupaten Kampar diserahkan kepada SDN 036 Tanah Datar.
Untuk Kabupaten Indragiri Hulu diserah kepada MIS Al Fridausy, MA Al -Ihsan Buluh Rampai, MTS Pondok Pesantren Syamsuddin dan SMK N 1 Kuala Cenaku.
Pada acara tersebut juga dilakukan kegiatan Door Prize serta Penanaman Pohon yang diikuti oleh Sekda Prov Riau, SF Haryanto, masing-masing Bupati dan Walikota, Forkompinda Riau, Kepala OPD Prov Riau, Komunitas Roda Dua Pekanbaru, dan undangan. **Rul