Meresahkan Pengguna Jalan, Satpol PP Pekanbaru Dinilai Tak Maksimal Bertindak Tertibkan Pedagang Kaki Lima
DERAKPOST.COM – Hingga saat sekarang, permasalahan kemacetan lalulintas Jalan HR Soebrantas di Pekanbaru, kian menjadi meresahkan. Bahkan ini telah acap dikeluh pengguna jalan, dikarena makin menjamur Pedagang Kaki Lima (PKL) disejumlah titik.
Kemacetan di Jalan HR Soebrantas itupun terus terjadi. Padahalkan, jalan itu dikenal sebagai salah satu pintu masuk utama ke pusat kota, terutama bagi pengendara dari arah Provinsi Sumatra Barat. Tetapi halnya masalah kemacetan terus saja tetap terjadi dengan ditambah adanya PKL
Seperti halnya, pantauan lapangan media ini, arus lalu lintas di kawasan kerap alami kemacetan. Dimana diketahui PKL dengan berjualan memakai bahu jalan, serta dapat menimbulkan kemacetan. Dimana aktivitas kendaraan yang ramai, turut memperparah kepadatan dari arus lalulintas.
Kondisi jalan yang padat dan semrawut ini sering dikeluhkan para pengendara. Selain volume kendaraan yang tinggi, keberadaan PKL yang berjualan. Dari aktivitas demikian itu dinilai menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Tapi aneh itu pihak tim yustisi (Satpol) tidak kunjung bertindak menertibkan.
Sebagaimana disampaikan oleh salah satu pengguna jalan, yang mengaku kemacetan di kawasan tersebut terjadi hampir tiap hari dan terus menjadi keluhan. Terlebih lagi itu ada PKL berjualan, ini memakai bahu jalan yang semestinya tidak boleh dipergunakan berjualan. Tapi tak kunjung ditertibkan.
“Aneh saja saya melihat dari sikap Pemko Pekanbaru melalui institusi tim yustitusi ini yang seakan tutup mata dengan ada terjadi kemacetan di daerah Jalan HR Soebrantas. Dan ini telah lama menjadi keluhan. Tetapi, aneh itu tidak ada dilakukan penertibannya oleh Satpol PP,” ujar Yanto.
Dalam hal ini ia berharap pemerintah dapat dengan cekatan melakukan tindakan. Yang dikarenakan tiap hari Panam selalu macet lalulintas dan rawan lakalantas. Salah satu itu, karena di pinggir jalan ini banyak sekali PKL yang berjualan, jadinya itu buat macet kendaraan.
Ia juga berharap pemerintah bisa bertindak lebih tegas didalam melakukan penertiban. “Saya berharap, pemerintah terkait dengan tegas melakukan penertiban, jangan hanya sekali-sekali saja. Karena, keberadaan PKL yang meluas hingga ke badan jalan sangat mengganggu kelancaran lalulintas,” ungkap warga ini.
Diketahui, bahwa keluhan pengguna jalan lalulintas tersebut memang sudah sempat itu direspon pemerintah melalui Satpol PP Pekanbaru. Namun, Satpol PP Pekanbaru sebelumnya masih memberikan toleransi kepada para PKL tersebut mengingat saat itu bulan puasa. Dan hal penertiban tegas dilakukan setelah perayaan Idulfitri. (Dairul)