Masih Ada Guru yang Demo, DPRD Pekanbaru Minta Kepala Sekolah Dievaluasi
DERAKPOST.COM – Menyikapi masih ada guru-guru yang melakukan demo. Seperti baru kejadian ini, yakni Kepala SMPN 30 Pekanbaru diminta mundur dengan mendatangi Kantor Disdik. Hal itu jadi perhatian serius anggota DPRD Pekanbaru.
Seperti disampaikanya Ruslan Tarigan kepada wartawan, dimintai tanggapan, mengatakan, perlu ada evaluasi kepada seluruh kepala sekolah apabila masih ada guru-guru yang lakukan aksi demo. Hal ini katanya, tentu sudah tidak wajar dan tidak beres.
“Ini dalam arti satu rentetan ya. Sudah beberapa kali kejadian seperti ini terjadi, berarti ada yang tidak sehat, ada yang tidak beres, serta ada yang tidak becus. Bisa saja dalam hal ini, tentu berkaitan dengan perilakunya dari kepala sekolah. Yang sehingga aksi demo,” ujar anggota Komisi III DPRD Pekanbaru ini.
Oleh sebab itu, Ruslan mengatakan saat ini, sudah waktunya dilakukan proses evaluasi terhadap kepala sekolah, agar kejadian seperti ini tidak terulang. Yang jelas sebutnya, semua sudah ada aturan Undang- Undangnya. Semua dievaluasi, seluruhnya diasesmen.
Ia menambahkan bahwa, jangan sampai kejadian seperti ini kembali terjadi, karena hal ini akan mengganggu kinerja guru. Sebab guru memiliki tugas untuk membangun, membina dan membentuk akhlak anak-anak sebagai pewaris masa depan.
“Jangan biarkan timbul seperti ini, nanti terganggu kinerja, di sana bukan untuk demo, tapi sekolah untuk membangun, membina, dan membentuk akhlak anak-anak kita yang mewarisi Republik ini,” ujarnya.
Ruslan menegaskan dimasa sekarang ini harus ada sikap partisipatif, akomodatif, dan demokratis dalam melakukan tindakan untuk kebaikan bidang pendidikan.
Ia juga meminta kepada dinas terkait untuk dapat memulai proses evaluasi seluruh kepala sekolah, terkait dengan kompetensi dan integritasnya sebagai seorang guru.
“Berikan dia (anak-anak) rasa nyaman, jangan sebentar-sebentar minta uang, sebentar-sebentar ditahan pula jasanya karena tidak ada bayar LKS. Ini aneh, kita tidak boleh biarkan seperti ini,” tuturnya. **Fri