Laporkan Rencana Jalan Tol Pekanbaru – Jambi, Manajemen Hutama Karya Temui Sekdako Indra Pomi

0 236

 

DERAKPOST.COM – Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution, mengakui, bahwa manajemen dari PT Hutama Karya (HK) mendatangi Pemko Pekanbaru ini guna melaporkan hal rencana pembangunan Jalan Tol Pekanbaru – Jambi sepanjang 13,5 Kilometer (Km).

Pertemuan ini yang bertempat Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Jumat (7/7/2023). “Audiensi itu, PT HK menyampaikan bahwa mereka segera membangun jalan tol Pekanbaru – Jambi. Bagian pembangunan, adalah jalan tol gerbang Pekanbaru – Dumai ke gerbang Pekanbaru – Bangkinang,” kata Indra Pomi Nasution.

Ia mengatakan, sepanjang jalan antara dua gerbang tol ini adalah sekitar 13,5 Km. Ada sekitar 921 persil tanah warga terdampak pembangunan tol di wilayah Kota Pekanbaru. Disebutkan dia, bahwa mereka sedang sosialisasi pada pemilik tanah terkait nilai ganti rugi. Maka, tadi telah disampaikan agar nilai ganti rugi itu yang bisa diterima masyarakat.

Pembayaran ganti untung tanah warga yang terdampak pembangunan jalan tol ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Dari laporan PT HK, proses pengukuran dan penilaian harga tanah oleh tim appraisal sudah setengah jalan dari 921 persil itu.

“Sisanya masih dalam proses. Masalah harga masih sosialisasi dan negosiasi dengan pemilik tanah,” kata Indra Pomi.
Aset Pemko Pekanbaru yang terdampak pembangunan jalan tol sepanjang 13,5 Km ini juga telah dinilai. Nanti, aset pemko ini akan diganti dalam bentuk tanah atau gedung.

Dikutip dari Riau1.com. Indra Pomi mengatakan, dari pihak Pemko sangat mendukung halnya pemerintah pusat membangun jalan tol di Pekanbaru. Dengan adanya jalan tol, pertumbuhan ekonomi bisa didorong lebih cepat lagi.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru mendapat tugas membebaskan sebanyak 921 bidang tanah untuk pembangunan jalan bypass yang akan menghubungkan gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dengan Tol Pekanbaru-Bangkinang. Panjang jalan bypass tol yang akan dibangun sekitar 13,5 Km.

Ada lima kelurahan di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Barat yang nantinya dilintasi jalan bypass tol tersebut di antaranya, Kelurahan Sri Meranti, Agrowisata, Rumbai Bukit, Palas, dan Muara Fajar Timur. Sesuai target, pembangunan jalan bypass tol ini dimulai pada Juni 2023 ini. **Fri/Rul

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.