DERAKPOST.COM – Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menghadiri kegiatan “Ngopi Kebangsaan” bersama Alumni Lemhannas Aceh di Banda Aceh, Jumat (9/1/2026).
Di hadapan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Aceh dan undangan, Jenderal Dudung berbincang panjang lebar mengenai geopolitik dan pertahanan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada IKAL Aceh atas kiprah dan kontribusinya melalui kajian, diskusi publik, penelitian, serta kegiatan ‘Ngopi Kebangsaan’ yang telah menjadi ikon DPD IKAL Aceh di tingkat nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih, rasa hormat, dan bangga kepada DPD IKAL Aceh atas kerja dan ikhtiar melalui beragam kegiatan, kajian, dan tentu saja ‘Ngopi Kebangsaan’. Semua itu diperuntukkan untuk Indonesia yang lebih maju, Aceh yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera,” ucap alumnus Akmil 1988 yang pernah menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) itu.
Dikutip dari laman Sudutpandang. Dudung menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah dinamika dunia.
“Saat ini, dunia terus bergerak mencari format dan bentuknya. Kita sebagai warga negara tidak boleh berdiam diri. Kita mesti terus menjaga keutuhan dan eksistensi bangsa,” ucap Guru Besar Ilmu Manajemen Strategis, Sekolah Tinggi Hukum Militer itu.
Ia juga menyoroti fenomena menghujat dan menjelekkan pimpinan serta pemerintah di ruang publik, yang berpotensi memicu perpecahan antarwarga bangsa. Oleh karena itu, Dudung menekankan pentingnya pemahaman komprehensif tentang sejarah, tujuan, dan cita-cita luhur bangsa.
“Pancasila, wawasan kebangsaan, dan konsensus bangsa perlu dipegang teguh agar kita terus melangkah menuju Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dudung juga memuji nasionalisme masyarakat Aceh.
“Pengalaman pribadi, saya apresiasi nasionalisme orang Aceh. Saya sudah lama mengenal Mualem. Insya Allah, di bawah kepemimpinan Mualem, Aceh akan lebih maju dan masyarakatnya sejahtera,” ujarnya.
Selain agenda Ngopi Kebangsaan, Jenderal Dudung hadir di Aceh bersama rombongan dalam rangkaian kegiatan sosial, membantu korban bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Ia membawa bantuan kebutuhan warga terdampak dan menyumbang 100 unit Starling, yang secara simbolis diserahkan di Pidie Jaya dan Langkahan, Aceh Utara, Kamis (8/1). Dudung juga melaksanakan shalat Subuh dan memberikan ceramah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/1/2026).
Ketua DPD IKAL Aceh, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A., mengapresiasi kehadiran Jenderal Dudung beserta rombongan dalam kegiatan sosial sekaligus bersilaturahmi dan Ngopi Kebangsaan.
Menurut Syahrizal, Ngopi Kebangsaan menjadi agenda rutin sebagai kontribusi alumni Lemhannas dalam menyikapi persoalan kebangsaan dan kemasyarakatan.
“Harapannya, diskusi ini menghasilkan pokok-pokok pikiran dan solusi yang dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan di pusat maupun daerah,” harap Syahrizal.
Kegiatan ‘Ngopi Kebangsaan’ ini dihadiri antara lain Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah mewakili Forkopimda Aceh, pengurus IKAL Aceh, alumni, unsur pemerintah, tokoh agama, pelaku usaha, LSM, dan media massa. (Dairul)