Ingot: Enam Ratusan THL di RSD Madani Pekanbaru Bakal Diseleksi Ulang untuk Kembali Bekerja

0 338

DERAKPOST.COM – Tercatat sampai 600 orang Tenaga Harian Lepas (THL), disaat ini bekerja di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. Hal itu, akan diseleksi ulang, yang dikarenakan kontrak kerjanya segera berakhir.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui RSD Madani Pekanbaru tengah menyeleksi para THL. Mereka yang  diseleksi untuk dapat menentukan kembali bertugas atau tidaknya di rumah sakit milik pemerintah kota ini.

Apalagi kontrak ratusan THL RSD Madani Pekanbaru bakal berakhir pada Desember 2024 ini. Pemko bakal menyeleksi kembali berapa kebutuhan THL ada di sana. Untuk saat ini terdata lebih dari 600 orang. Maka, jumlah cukup banyak tersebut dilakukanya seleksi untuk kontrak tahun 2025.

“Ini sekaligus rekrut baru. Kontrak mereka tadikan untuk satu tahun satu tahun. Jadi, Desember ini habis,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut. Ia menuturkan, bahwa Pemko bakal melakukan rapat membahas, Selasa (17/12/2024) terkait keputusan asesmen atau seleksi THL ini.

Didalam hal ini, mereka memperhitungkan berapa jumlah yang dibutuhkan di rumah sakit tersebut. Maka, Pemko Pekanbaru ini
memperhitungkan dengan hal kemampuan keuangan daerah. Usai didapati keputusan terkait perekrutan THL RSD Madani untuk tahun 2025, maka dilakukanya perekrutan baru berapa jumlah THL dibutuhkan.

Dengan jumlah THL mencapai 600 orang lebih itu, Ingot menyebut, bahwasa belum bisa memastikan apakah jumlah itu dapat  dipertahankan atau bakal ada pemutusan kontrak untuk tahun 2025. “Kalau untuk itu, saya ini belum bisa bilang lah. Kalau masih dibutuhkan ya masih dikontrak,” ujarnya.

Diketahui, berita sebelumnya kalau Pemko Pekanbaru, bakal assesment para THL di RSD Madani. Hal seiring jumlah THL yang bertugas di rumah sakit milik Pemko cukup banyak. Yakni, ada sekitar 600 orang disaat  ini bertugas di RSD Madani Pekanbaru. Dan ini bakal diseleksi serta ditempatkan pada bidang yang seharusnya.

“Jumlah THL kan, untuk saat sekarang ini besar, semua tidak masalah kalau mereka semua produktif. Kita seleksi lagi, produktif gak mereka. Maka, kembali kita menyeleksi para THL apakah mereka itu produktif atau tidak. Jika dinilai tidak produktif, maka bisa  ditempatkan pada posisi lain,” terang Ingot baru-baru ini.   (Rezha)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.