Hasil Musprov V, Linda Wati Resmi Terpilih jadi Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Riau
DERAKPOST.COM – Musyawarah Provinsi (Musprov) V dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Riau ini, berlangsung di Hotel Furaya Pekanbaru, hari Sabtu (17/1/2026). Ha ini menetapkan Linda Wati memimpin PSMTI priode 2026 – 2030.
Diketahui, bahwa Linda Wati secara resmi terpilih menjadi Ketua PSMTI Riau periode 2026–2030. Dia terpilih melalui Musprov V tersebut, yang sebelumnys Linda dipercaya menjabat sebagai Plt Ketua PSMTI Riau ini selama enam bulan terakhir. Dan sekarang ini, terpilih memimpin.
Linda menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para pengurus dari kabupaten/kota. Ia menegaskan bahwa amanah ini akan dijalankan dengan semangat kebersamaan.
“Terima kasih kepada teman-teman kabupaten/kota yang telah hadir dalam Musprov dan memberikan amanah kepada saya untuk tetap memimpin PSMTI Riau. Kepercayaan ini sangat berarti, dan saya berharap kita dapat bersama-sama memajukan PSMTI, khususnya di Riau,” ujar Linda usai kegiatan, Sabtu (17/1/2026).
Terkait program kerja tahun 2026, Linda mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat dan menyusun agenda organisasi. Program akan tetap mengacu pada visi dan misi PSMTI Pusat, namun tetap memperhatikan kegiatan rutin dan kebutuhan organisasi di tingkat provinsi.
“Kita akan mengikuti kegiatan dari PSMTI Pusat, sambil tetap melanjutkan agenda yang selama ini menjadi program di Provinsi Riau. Kegiatan yang belum terlaksana juga akan kita masukkan sebagai agenda tahun 2026,” cakapnya.
Dikutip dari laman Cakaplah. Linda juga berharap seluruh pengurus dapat saling mendukung agar struktur dan program kerja dapat tersusun dengan cepat dan solid.
Saat ditanya mengenai kepercayaan sebagai perempuan pertama yang memimpin PSMTI Riau, Linda mengaku hal tersebut di luar prediksinya.
Ia menuturkan bahwa pencalonannya murni berdasarkan mekanisme AD/ART organisasi, di mana kandidat diajukan oleh pengurus kabupaten/kota.
“Sebenarnya ini di luar prediksi saya. Sebelumnya banyak yang bertanya apakah saya berniat maju atau mencalonkan diri. Namun sesuai AD/ART, kandidat memang diajukan oleh kabupaten/kota, bukan oleh provinsi,” terangnya.
Ia mengakui bahwa terpilihnya dirinya sebagai perempuan pertama yang memimpin PSMTI Riau merupakan momen bersejarah bagi organisasi tersebut.
“Kepercayaan dari teman-teman Tionghoa ini sangat besar, dan saya berharap bisa menjaga amanah ini serta merangkul seluruh etnis Tionghoa yang ada di Riau,” kata Linda. (Dairul)