Gerindra Dukung Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD Agar Lebih Efisien

0 143

DERAKPOST.COM – Mencuat hal keinginan atau usulan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui lembaga DPRD. Maka, hal itu juga mendapat dukungan dari pihaknya Partai Gerindra. Karena menilai, hal skema pemilihan tersebut dinilai lebih efisien yang dibanding pemilihan langsung.

“Gerindra ini, ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana melaksanakan hal pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sekjen Partai Gerindra, Sugiono itu, dalam keterangannya, dihari Senin (29/12/2025), saat dikonfirmasi.

Dikutip dari laman Detik. Sugiono menilai pilkada melalui DPRD itu lebih efisien dari berbagai sisi. Diantaranya yaitu, mulai dari proses penjaringan kandidat, mekanisme pemilihan, hingga penggunaan anggaran dan ongkos politik.

Sugiono mencontohkan, dana hibah dari APBD untuk pelaksanaan pilkada 2015 mencapai hampir Rp7 triliun dan terus meningkat signifikan. Pada 2024, anggaran pilkada bahkan menembus lebih dari Rp37 triliun.

“Itu merupakan jumlah yang bisa digunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif, upaya-upaya peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan,” ucap Menlu tersebut.

Selain anggaran, Sugiono juga menyoroti mahalnya biaya politik yang dibutuhkan calon kepala daerah. Menurutnya, ongkos kampanye yang tinggi kerap menjadi penghambat bagi figur-figur yang dinilai kompeten untuk menjadi kepala daerah.

“Biaya kampanye untuk seorang calon kepala daerah, kita terbuka saja, itu angkanya prohibitif. Mahal. Dan ini yang juga kita harus evaluasi, kita harus cari bagaimana supaya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan,” ungkap Sugiono.

Lebih lanjut Sugiono mengatakan, dimana itu kemampuan mengabdi ke masyarakat., mengabdi kepada bangsa dan negara itu, bisa maju tanpa harus dihalang-halangi oleh angka dan biaya kampanye yang luar biasa.

“Dari sisi efisiensi, baik itu proses, mekanisme, dan juga anggarannya kami mendukung rencana untuk melaksanakan pilkada lewat DPRD,” sambungnya.

Menurutnya, hal Pilkada melalui DPRD tak menghilangkan esensi demokrasi. Sebab, anggota DPRD itu merupakan wakil rakyat yang dipilih langsung melalui ajang pemilu. Bahkan, dia menilai pilkada oleh dari DPRD dapat diawasi langsung oleh masyarakat dengan lebih ketat.

“Kalau kita melihat akuntabilitinya itu cenderung lebih ketat. Kalau misalnya partai politik itu ingin bertahan atau tetap hadir di daerah-daerah tersebut, tentu saja mereka harus mengikuti apa yang menjadi kehendak konstituennya,” ucap Sugiono.

Selain itu, kata dia, pilkada melalui DPRD juga dapat mengurangi potensi polarisasi di masyarakat yang kerap muncul dalam pilkada langsung. Meski begitu, Sugiono mengatakan rencana tersebut harus dibahas dan dikaji secara mendalam dengan melibatkan seluruh unsur dan elemen masyarakat. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.