Gegara Google Maps, Mobil Malah Nyasar di Jalan Buntu

0 266

 

DERAKPOST.COM – Mobil nyasar gegara mengikuti petunjuk aplikasi bukan cerita baru. Tetapi kali ini, seolah kualat mobil Google Maps — yang biasa memetakan jalan — ini malah tersesat di kebun tebu wilayah Malang. Bahkan, di lokasi jalan yang sama, pernah ada pemobil sedang meangkut perabotan rumah kehilangan arah.

Mobil Google Maps bernomor polisi B 1142 DFP nyasar ke sebuah kebun tebu di RT 33, RW 06, Dusun Gumukmas, Desa Karangsari, Kecamatan Bantur, Malang. Peristiwa itu sempat diabadikan warga dan viral di media sosial (medsos).

Kejadian bermula, Kamis (8/6/2023) sekitar pukul 15.00 WIB. Mobil yang berisi dua orang itu berjalan mengikuti aplikasi Google Maps menuju ke dalam sebuah perkebunan tebu. Ternyata saat ditelusuri, jalan itu buntu dan biasanya hanya dipakai untuk akses pengambilan tebu.

Mobil Google Maps bernomor polisi B 1142 DFP nyasar ke sebuah kebun tebu di RT 33, RW 06, Dusun Gumukmas, Desa Karangsari, Kecamatan Bantur, Malang. Peristiwa itu sempat diabadikan warga dan viral di media sosial (medsos).

Kejadian bermula pada Kamis (8/6/2023) sekitar pukul 15.00 WIB. Mobil yang berisi dua orang itu berjalan mengikuti aplikasi Google Maps menuju ke dalam sebuah perkebunan tebu. Ternyata saat ditelusuri, jalan itu buntu dan biasanya hanya dipakai untuk akses pengambilan tebu.

Mobil Google Maps itu dievakuasi oleh warga setempat. Warga menarik kendaraan bersama-sama sekuat tenaga dalam keadaan jalan menanjak kurang lebih sejauh 400 meter.

Bersamaan sang sopir mencoba memacu mobil agar bisa memudahkan warga dalam menarik mobil Google Maps itu. Setelah kurang lebih 30 menit berjalan kendaraan berhasil dievakuasi.

“Awalnya memang warga nggak tahu kalau mobil Google Maps itu masuk ke situ. Misal tahu pasti sudah diberi tahu kalau jalan itu buntu,” sebut salah satu warga setempat Amin, pada hari Ahad (11/6/2023), dikutip dari detik.com.

Ia mengatakan bahwa pada akhir 2022 lalu juga sempat ada sebuah mobil jasa pengangkut barang dari Bogor nyasar ke perkebunan tebu itu. Berdasarkan keterangan sang sopir, tujuan pengiriman barang itu berada di jalan buntu itu.

“Jadi itu kendaraan ngangkut perabotan rumah katanya tujuannya di jalan buntu itu. Untungnya saat mau masuk ketemu warga dan kemudian dihadang dan dikasih tahu kalau jalur itu buntu. Memang kalau dilihat di maps ada jalan, tapi faktanya buntu,” kata Amin. **Rul

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.