Flyover Pasar Pagi Arengka Rawan Terjadi Lakalantas, Plt Kadishub Pekanbaru Sebut Perlu Dilakukan Evaluasi

0 45

DERAKPOST.COM – Sejak adanya Flyover Pasar Pagi Arengka, sudah beberapa kali terjadi Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di daerah tersebut. Hal kondisi demikian, menjadi perhatian serius pihaknya Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Pekanbaru, Masykur Tarmizi kepasa wartawan. Namun dalam hal ini ia mengimbau masyarakat itu agar lebih berhati-hati disaat melintasi Flyover Pasar Pagi Arengka. Imbauan ini, ungkap dia disampaikan menyusul ada sejumlah kecelakaan yang terjadi di lokasi itu.

“Diimbau masyarakat aga berhati-hati saat melintasi flyover Pasar Pagi Arengka. Imbauan tersebut disampaikan menyusul sejumlah kecelakaan yang terjadi di lokasi tersebut dalam beberapa tahun terakhir dan baru-baru ini.

”Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya kendaraan roda dua, untuk lebih hati-hati dan menjaga kecepatan kendaraannya, jangan mengebut,” ujar Masykur.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kondisi flyover tersebut. Jika diperlukan, Dishub akan menambah rambu-rambu lalu lintas maupun penanda tikungan guna meningkatkan keselamatan pengendara.

”Nanti akan kami lakukan evaluasi. Jika dibutuhkan pemasangan rambu-rambu, akan kami lakukan. Atau dipasang penanda adanya belokan. Nanti akan kita evaluasi,” tambahnya.

Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor perempuan meninggal dunia setelah terjatuh dari flyover Pasar Pagi Arengka pada Jumat (27/2/2026), lalu. Korban mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal.

Diketahui, peristiwa serupa juga pernah terjadi pada 1 Desember 2021. Seorang pengendara motor diduga mengantuk dan menabrak pembatas jalan di flyover tersebut sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal dunia.

Kemudian pada April 2025, seorang pengendara motor pria juga dilaporkan terjatuh dari flyover setelah kehilangan kendali. Korban selamat dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan laporan yang dihimpun sejak flyover tersebut beroperasi pada 2019 hingga 2026, sedikitnya tercatat tiga kecelakaan motor serius terjadi di atas flyover, termasuk yang menyebabkan korban meninggal dunia maupun luka berat.

Serangkaian peristiwa ini menjadi perhatian pemerintah kota untuk meningkatkan aspek keselamatan di lokasi tersebut, sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat melintas.  (Ferry)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.