DERAKPOST.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menaja Gerakan Pangan Murah, yang halaman Stasiun TVRI Riau, Rabu (11/3/2026). Hal itu demi menjaga stabilitas harga dan ketersedian pangan aman saat perayaan Lebaran tahun 2026. Program ini diinisiasi pihak Badan Pangan Nasional.
Adapun harga pada Gerakan Pangan Murah ini yakni, beras SPHP per 5 kilogram dengan harga Rp59 ribu, beras premium 5 kilogram seharga Rp75 ribu, Minyakita Rp15 per liter, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, telur ayam Rp49 ribu per papan, tepung terigu Rp12 ribu per kilogram, daging beku Rp100 ribu per kilogram, serta ayam beku Rp30 ribu.
Kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Supriyadi yang meresmikan pembukaan kegiatan itu mengatakan, hal gerakan tersebut ditargetkan memberikan manfaat kepada masyarakat yang saat ini ditengah gejolak ekonomi.
“Gerakan pangan murah ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pokok berkualitas dengan harga lebih terjangkau atau lebih murah,” kata Supriyadi.
Supriyadi menyampaikan, gerakan pangan murah ini diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, dan digelar serentak di Stasiun TVRI di 32 Provinsi se Indonesia.
“Tentu Pemprov Riau mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga gerakan pangan murah ini bisa berjalan di Pekanbaru,” ucapnya.
Supriyadi menyebut, gerakan tersebut sebagai inisiatif untuk meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat di Pekanbaru, terutama ditengah kenaikan harga pangan menjelang Idulfitri 1447 Hijriyah.
“Kami mengapresiasi atas terselenggaranya gerakan pangan murah ini. Terima kasih kepada pihak yang telah terlibat, karena telah ikut berkomitmen didalam menjaga stabilitas pasokan pangan dan harga pangan di Riau,” ujarnya.
Pemprov Riau melalui Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Provinsi Riau, kegiatan ini juga didukung oleh TVRI Riau, Bulog wilayah Riau-Kepri, agen dan distributor pangan, serta para pihak lainnya yang telah bersinergi dan berkolaborasi sehingga terlaksananya kegiatan gerakan pangan murah ini.
Supriyadi mengatakan, pihaknya memahami dengan kebutuhan pangan yang meningkat menjelang hari raya Idulfitri, tentu akan berpengaruh pada harga pangan yang akan semakin naik pula. Sehingga akan berdampak langsung kepada masyarakat terutama bagi kalangan ibu rumah tangga.
“Karena itu, gerakan pangan murah ini sebagai langkah strategis dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang semakin meningkat menjelang Idulfitri,” pungkasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam penyediaan komoditas pangan pada gerakan pangan murah ini, Pemprov Riau bekerjasama dengan Bulog Riau dalam penyediaan beras SPHP, gula, minyak goreng dan beras premium. Sementara, BUMD Pangan Provinsi Riau menyediakan telur, cabe, bawang merah, bawang putih, kentang, tepung dan gula, minyak goreng serta beras anak Daro.
Sedangkan untuk daging beku dan ayam potong serta olahannya disediakan oleh Prima Food. Serta untuk komoditas sayuran lokal disiapkan oleh KWT Tempatan
Adapun harga pada Gerakan Pangan Murah ini yakni, beras SPHP per 5 kilogram dengan harga Rp59 ribu, beras premium 5 kilogram seharga Rp75 ribu, Minyakita Rp15 per liter, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, telur ayam Rp49 ribu per papan, tepung terigu Rp12 ribu per kilogram, daging beku Rp100 ribu per kilogram, serta ayam beku Rp30 ribu. (Irsyad)