DERAKPOST.COM – Anggota DPRD Riau Fraksi Golkar yang baru saja dilantik hari Senin (23/12/2024), Raja Jaya Dinata. Ia dilantik, sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk masa jabatan 2024-2029.
Diketahui, bahwa kalau Raja Jaya Dinata
diangkat ini melalui sistem PAW gantikan Repol yang mengundurkan diri karena ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kampar tahun 2024. Raja Jaya Dinata, merupakan anak dari Ramos Sianturi ini yang berusia 26 tahun.
Pria kelahiran Pekanbaru, 13 Oktober 1998 ini, telah menunjukkan minat besar pada politik sejak muda. Selama kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), ia aktif diberbagai organisasi. Dimulai menjadi Bendahara Umum HIPMI PT UGM, Wakil Presiden HIPMI PT UGM, serta pengurus HIPMI PT Indonesia. Ia juga mendirikan Peduli Nusantara dan merupakan alumni Golkar Institut.
Sebagai salah satu anggota DPRD Riau termuda setelah M Fadel Variza (kelahiran 1998) dan Nalladia Ayu Rokan (kelahiran 2002), Raja mengaku siap membuktikan diri bahwa usia muda dan pengalaman yang belum banyak tak akan menyurutkan semangatnya untuk mengabdi kepada masyarakat dapilnya.
“Saya berterima kasih atas amanah ini, dan tentunya saya tidak sabar untuk bertemu konstituen-konstituen di dapil saya. Semoga dengan usia yang terbilang muda meskipun saya bukan anggota DPRD Riau termuda ini, semangat saya dan bisa optimal berkontribusi,” kata dia.
Raja ini menegaskan komitmennya untuk memastikan hal sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar.
“Saya akan memastikan Pemprov Riau dan Pemkab Kampar dapat bersinergi dengan baik. Saya juga akan terus berkoordinasi agar ke depan dapil saya, Kampar, mendapatkan perhatian yang lebih besar,” ujarnya.
Raja mengaku mendapat wejangan penting dari sang ayah sebelum menjalani tugasnya sebagai wakil rakyat. Ramos Tedy Sianturi berpesan agar Raja selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat dan mendengar aspirasi mereka.
“Pesan dari ayah saya adalah untuk selalu mendengarkan yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Itu yang akan menjadi prioritas saya ke depan,” ungkap Raja. Seperti halnya infrastruktur di daerah Tapung, masih sangat kurang. Maka hal ini akan berjuang pembangunan lebih merata. (Dairul)