Anggota DPRD Inhil Jamil Laena Prakasai Gerakan Peduli Reteh Galang Dana Korban Kebakaran Pasar Bom

0 88

DERAKPOST.COM – Yayasan Amal Bakti Lame – Ena yang diwakili oleh pengurus yayasan, Drs HM Jamil Laena, hari Ahad (12/4/2026), menyerahkan bantuan pada korban bencana kebakaran di Pasar Bom, Pulau Kijang di Kecamatan Reteh.

Penyerahanya bantuan oleh Jamil Laena, yang juga anggota DPRD Inhil ini, kepada
Pemerintah Kabupaten (PemKab) diterima Bupati H Herman. Bantuan tersebut, lanjut diserahkan kepada pihak Camat Reteh dan untuk hal distribusi melalui posko musibah kebakaran menghanguskannya pertokoan dan rumah tempat tinggal warga kawasan tersebut.

Jamil Laena Anggota DPRD Inhil dari Partai Golkar ini dikonfirmasi mengatakan, bahwa luka pilu dirasakan.oleh korban bencana ini patut menjadi perhatian dengan kepedulian bersama. Tentunya ini dengan memberikan bantuan kepada korban bencana. Sehingga setidaknya itu bisa meringankan bebannya kerabat tersebut. Karenanya kebakaran itu berdampak.

“Tentu luka pilu menyedihkan yang paling dalam dirasakan saudara-saudara kita itu ditimpa musibah, siapa lagi itu yang akan membantu dan peduli terhadap saudara saudara kita, jikalau bukan kita bersama bersatu meringankan beban penderitaan mereka. Mari bantu meringankan beban saudara kita dengan sisihkan sebagian rezeki,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Jamil Laena mengajak para pihak untuk meringankan beban dari para korban bencana tersebut. Oleh sebab itu sambungnya, pihaknya telah membuka ini dompet donasi yaitu GERAKAN PEDULI RETEH OPEN DONASI KEBAKARAN PASAR BOM Kelurahan Pulau Kijang di Kecamatan Reteh, INHIL, RIAU. Yaitu, di rekening BCA 0072776923.

 

Diketahui hingga saat ini, yang telah sedia menyisihkan rezeki dan memberi bantuan. Berikut nama namanya:

01. IR.H.M. Idris Laena Rp 10.000.000

02. Hj.Lily Idris Laena Rp 2.500.000.

03. H. M. Jamil Laena Rp.2.000.000

04. Tafsirudin Laena Rp.1.500.000

05. Tania Laena Putri Rp.2.000.000

06. ⁠M Yusuf Wuisan Rp.2.000.000

07. ⁠Astrid Laena Putri Rp.1.000.000

08. ⁠Haikal Laena Rp 1.000.000.

09. Hane Laena Rp. 1.500.000

10. Didik Rame Dwi Wibowo Rp 350.000

11. John Silalahi Rp 150.000

12. ⁠Wawan (Sound System) Rp 33.000

13. Ibu Bunga Rp 150.000

14. ⁠Loly Veronica Rp 50.000 (Putrinya Mr. John)

15. Ibu Adzkiyah (ortu) Rp 500.000

16. Ibu Jumiati (ortu) Rp 100.000

17. ⁠Mr Fajrul Husni Rp 200.000

18. ⁠Mr Abidin Rp 50.000

19. ⁠Ms Ghon Rp 100.000

20. ⁠Ms Umi Rp 50.000

21. ⁠Mr Dio Rp 50.000

22. ⁠Ms Hani Rp 50.000

23. ⁠Nur Asyifa Rp 100.000

24. ⁠Mohammad Fikran Rp500.000

25. ⁠Miss Fanny Rp.50.000

26. ⁠Miss Dewi Rp.50.000

27. ⁠Honey Quentin Mc. Gianni (Putri Mr John) Rp.50.000

28. Ibu Ela Rp 50.000

29. ⁠Hamba Allah Rp.20.000

30. ⁠Mr Romly Rp 50.000

31. ⁠Mr Roby Rp 50.000

32. ⁠Mr Umar Rp 200.000

33. ⁠Chef Jay Rp 50.000

34. ⁠Siswa/I Alexandria Islamic School Rp. 3.030.341

35. ⁠Indra Kasmar Rp.35.000

36. ⁠John Kevin Leonardo Mc. Gianni (Anak Mr. John) Rp. 50.000

37. Pak Udin Rp. 50.000

38. ⁠Ms Rere Rp. 150.000

39. ⁠Ms Ditha Nur Azizah Rp.100.000

40. ⁠Lume Coffee Rp.1.000.000

Didalam hal ini, Jamil Laena mengucapkan terima kasih pada yang sudah memberikan atau menyalurkan rezekinya. “Bantuan juga telah kami salurkan kepada korban terkena bencana kebakaran tersebut. Semoga, dari yang diberikan itu bermanfaat. Yang dalam hal ini semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabarannya kepada saudara terkena musibah,” katanya.

Kesempatan itu, Jamil Laena mengatakan, adanya salam hormat IR HM Idris Laena ini kepada para pihak. Terkhusus pada korban yang terkena musibah untuk tabah didalam menghadapi cobaan ini. Kemudian, dilanjut Jamil Laena, menjelaskan memang sudah tidak tinggal di Pulau Kijang, tetapi terlahir dan tumbuh di Pulau Kijang, di Kecamatan Reteh tersebut.

Untuk sekedar informasi. Diketahui bahwa pada hari Rabu (8/4/2026) itu telah terjadi kebakaran di Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang. Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil. Kejadian menyisakan duka mendalam bagi ratusan warga dikarena kehilangan tempat tinggal serta harta benda termasuk tempat mereka sehari hari yang juga menjadi mata pencarian ekonomi yang selama ini.

Berdasarkanya laporan resmi Pemerintah Kecamatan Reteh, musibah yang terjadi pada 8 April lalu ini berdampak pada 101 bangunan, dengan rincian 84 bangunan hangus terbakar dan 17 rusak berat. Pada peristiwa ini juga menyebabkan 61 kepala keluarga dengan 190 jiwa kehilangan harta benda dan tempat bernaung. Kini, mereka benar benar kehilangan tempat tinggal tak dapat berbuat apa apa, selain meharapkan uluran tangan semua pihak. (Redaksi)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.