DERAKPOST.COM – Polsek Tualang bersama unsur TNI, Damkar, Satpol PP dan RPK PT Arara Abadi menggelar patroli gabungan serta simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar wilayah Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Sebanyak 32 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 2 personel Koramil, 10 personel Polri, 6 personel Damkar, 8 personel Satpol PP dan 6 personel RPK PT Arara Abadi.
Dalam patroli tersebut, petugas menggunakan empat unit sepeda motor, lima unit kendaraan roda empat, satu unit drone, dua unit mesin mini tricar serta selang air.
Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H. mengatakan patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya Karhutla sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi bersama dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini Karhutla. Kami turun langsung memantau lokasi-lokasi yang rawan, terutama kawasan lahan gambut,” ujar Kompol Teguh.
Menurutnya, pemantauan tidak hanya dilakukan melalui patroli darat, tetapi juga menggunakan drone untuk melihat kondisi wilayah secara lebih luas.
“Dari hasil pemantauan udara menggunakan drone, khususnya di wilayah Kampung Tualang yang terdapat lahan gambut dan rawan Karhutla, sampai saat ini tidak ditemukan adanya titik api,” jelasnya.
Kompol Teguh menambahkan, petugas juga memastikan lokasi bekas lahan terbakar tidak kembali menimbulkan api maupun asap.
“Kami juga memastikan bekas lahan terbakar sudah dalam kondisi aman dan tidak ditemukan lagi titik api maupun asap. Hal kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering,” katanya.
Kapolsek Tualang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.
Kegiatan patroli gabungan ini menjadi bagian dari upaya Green Policing dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah dampak Karhutla terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. (Berry)