DERAKPOST COM – Sultan Siak Tengku Buwang Asmara bergelar Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah ini, akan kembali diperjuangkan Bupati Afni agar ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Memperjuangkan itu, disampaikanya Afni itu disaat menerima penghargaan kategori Pendorong Tata Kelola Sumber Daya Alam Berkelanjutan dari Detik.Com. Karena usai menerima anugerah, Bupati kelahiran Siak Sri Indrapura itu, secara khusus bertemu dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Selain menyampaikan hal apresiasi atas dukungan pemerintah pusat itu terhadap pelestarian cagar budaya di Siak, Afni juga mengingatkan kembali hal usulan Tengku Buwang Asmara yang merupa Sultan Siak ke 2 itu, sebagai Pahlawan Nasional.
“Beliau Sultan Siak yang secara nyata ikut juga berperang melawan penjajah Belanda di masanya. Kami ini, mengusulkan Sultan Siak ke 2 ini dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional, selain Sultan terakhir Siak, Sultan Syarif Kasim II,” ungkap Bupati Siak.
Kajian dan usulan ini, katanya, sebenarnya sudah lama, dan akan terus diperjuangkan bersama. Afni turut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat inj melalui Kementerian Kebudayaan RI yaitu atas hal dana anggaran revitalisasi diberikan.
Dimana sambungnya, anggaran revitalisasi Istana Siak Asserayah Hasyimiyah, bahkan Balai Rung Sri ity sebesar Rp5,5 miliar yang diperoleh tahun 2026 ini. Artinya, perhatian pemerintah pusat ini terhadap peninggalan sejarah Kesultanan Siak, di Riau ini.
Dalam pertemuan tersebut, dikatakan dia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik upaya pelestarian sejarah Kesultanan Siak. Karena memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia, termasuk yang dikarena menjadi salah satu Kesultanan Riau.
Diketahui, didalam kesempatan pertemuan itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, kepada wartawan mengatakan, Kesultanan Siak ini adalah Kesultanan yang termasuk pertama memberikan pengakuan dan bergabung ke NKRI, bahkan Sultannya juga menyerahkan harta kekayaannya dan kedaulatan kepada Republik Indonesia.
“Jadi luar biasa, tentu sangat menghargai perjalanan sejarah di Siak tersebut,” terang Fadli Zon. Sang menteri juga memastikan dukungan terhadap hal pelestarian cagar budaya akan terus diberikan pemerintah, begitu juga dengan perjuangan menjadi Tengku Buwang Asmara sebagai pahlawan nasional. (Berry)