Oalah…. Penipu Catut Nama Kepala SAR Pekanbaru, JN dari Perusahaan Pelayaran Transfer Uang Rp10 Juta

DERAKPOST.COM – Ditengah kecelakaan kapal tenggelam, di Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak. Muncul aksi tak bertanggungjawab itu mencoreng nama baik SAR Pekanbaru. Aksi penipuan yang mencatut nama pejabat instansi terkait.

Pada kali ini, identitas Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi digunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab meminta sejumlah uang terkait pelaksanaan Operasi SAR di Tanjung Buton, di Siak, dihari Selasa (7/7/2026). Yang menjadi korban penipuan itu adalah JN dari perwakilan Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudera.

Ia mentransfer dana sebesar Rp10.000.000 setelah menerima pesan seseorang. Yakni, pelaku melancarkan aksinya menggunakan WhatsApp bisnis bernomor 082357627199 tersebut dengan meyakinkan korban, kalau pelaku yaitu Kepala Kantor SAR Pekanbaru dengan nama Budi Cahyadi. Bahkan, untuk di WhatsApp pakai profilnya.

Pelaku yang dengan nomor 082357627199 itu, mengaku sebagai pimpinan tertinggi di lingkung Kantor SAR Pekanbaru. Terkait ini,
Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh dalam keterangan kepada wartawan didalam grup Kantor SAR Pekanbaru — Media, menyebut dengan langsung mengklarifikasi tersebut dan pastikan bahwa nomor menghubungi korban bukan pimpinannya.

“Info rekan-rekan, ini ada tindak penipuan atas nama Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi dengan nomor tertera diatas. Untuk nomor itu bukan merupakan nomor handphone Budi Cahyadi. Kejadian disaat pelaksanaan Ops SAR, di Tanjung Buton,” ujar Kukuh. Didalam hal ini, Kukuh sangat menyayangkan ada oknum memanfaatkan hal situasi darurat demikian.

“Ini pihak perusahaan ditipu, dimintai uang untuk operasi SAR ini,” tulisnya pada pesan WhatsApp. Lebih lanjut, dia meminta agar informasi mengenai ada penipuan tersebut disebarluaskan agar kedepannya tidak ada lagi masyarakat atau instansi yang menjadi korban. Dan menekankan, bahwa lembaga memilik standar operasional prosedur yang ketat terkait pembiayaan.

Didalam pesan di grup itu, Kukuh meminta rekan-rekan media untuk mengekspos saja yang dilakukan oknum tersebut yang telah mencatut itu nama Kepala SAR Pekanbaru Budi Cahyadi tersebut. Dalam hal ini, sebut Kukuh, bahwa Basarnas ini melaksanakan tugas tidak pernah untuk memungut biaya sepeser dalam pelaksanaan Operasi SAR tersebut.

Ia mengatakan, berdasarkan bukti transfer yang beredar, dana tersebut dikirimkan JN yang dari perusahaan pelayaran itu melalui layanan BI Fast pada rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) nomor 529701008472504 atas nama Galuh Mahkim Pahlev. Dengan transaksi tersebut berhasil dilakukan pada pukul 17.31 WIB. Pelaku melancarkan aksi menggunakan WhatsApp bisnis bernomor 082357627199.

Sementara itu, JN dari pihaknya perwakilan Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudera ini, belum bisa dikonfirmasi akan hal demikian hingga berita penipuan tersebut. Pasalnya, untuk halnya nomor kontak dari JN, tidak didapatkan dari pihak yang diminta. Begitu juga halnya, dengan nomor kontak pelaku memakai nama Kepala SAR Pekanbaru itu, yaitu 082357627199, tidak bisa dihubungi saat dikonfirmasi. (Dairul)

KepalaPekanbaruPenipu CatutSamuderaSAR
Comments (0)
Add Comment