DERAKPOST.COM – Atlet Riau dan pelatih PON berprestasi di ajang Aceh-Sumut ini, 2024 lalu yang diketahui belum mendapat bonus dijanjikan Pemprov. Yang sehingga berujung, dengan polemik meminta untuk direalisasi janji tersebut.
Besaran bonus PON untuk atlet dan pelatih berprestasi Riau tersebut ada dianggarkan sebesar Rp52. 167. 000. 000. Namun pada kondisi keuangan daerah ini, Pemprov Riau hanya bisa mampu menganggarkan bonus sebesar Rp25.420. 000. 000. Kekurangan bonus PON yang akan dibayarkan itu pada tahap kedua sebesar Rp26. 747. 000. 000.
Terkait itu, Kadispora Riau Erisman Yahya menegaskan bonus atlet dan pelatih PON akan dibayarkan penuh, namun dalam dua tahap. Hal ini, sebutnya, kondisi keuangan daerah tahun 2025 yang tidak mendukung untuk membayarkan bonus PON dimaksud tersebut secara penuh. Tetapi itu dijanjikan akan dibayar penuh dalam dua tahap.
Bertempat pertemuan bersama pengurus KONI Riau di Ruang Medali KONI, pada hari Jumat (18/7/2025), Erisman Yahya dengan menyebutkan, hal kondisi keuangan daerah tahun 2025, tidak mendukung. “Hal kondisi keuangan daerah ini, tidak memungkinkan untuk membayarkanya penuh bonus PON tersebut. Di APBD Perubahan tahun ini juga tidak tertutupi,” jelas Erisman.
Erisman Yahya ini mengharapkan atlet dan pelatih PON itu bersedia menerima bonus yang tersedia dan juga sudah dianggarkan sebelumnya. Tetapi bonus PON dibayarkan Pemprov Riau dalam dua tahap. Diharap ini teman-teman cabor dapat menerima yang pertama ini, akan segera bayarkan. Sisanya dianggarkan kembali di APBD Perubahan.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Riau Edy Satria menyampaikan rasa syukurnya jikalau bonus PON Riau dibayarkan penuh, meski pencairannya dilakukan dua tahap. “Alhamdulillah, dan serta terima kasih kita sampaikan ke Gubernur Riau, dengan atas perhatiannya. Kita jadikan spirit bagi atlet dan pelatih Riau dengan untuk berprestasi kedepannya,” kata Edy Satria usai audiensi bersama atlet, pelatih dan Dispora Riau.
Sementara itu, rencana pembayaran bonus PON sesuai Pergub Nomor 57 Tahun 2020 itu disambut baik oleh atlet, bahkan pelatih berprestasi Riau. Ahmad Marcos mewakili teman-teman atlet dan pelatih, mengucap syukur dengan perhatianya Gubernur Riau Abdul Wahid.
“Kita ucapkan syukur akhirnya pemerintah sudah sadar ya untuk pembayaran bonus ini. Harapan kita tadinya selesai semua di 2024, tetapi dengan semua permasalahan itu jadi terlambat. Kita terima pembayaran bonus ini meskipun dua tahap,” kata pelatih Senam Riau tersebut. Namun dikatakanya, berharap Pemprov Riau tidak mangkir dari janjinya untuk pembayaran bonus. (Rezha)