Meresahkan…. Belasan Gajah Liar Lintasi Kebun Warga Pekanbaru di Muara Fajar, Ini Dilakukan Damkar

0 65

DERAKPOST.COM – Warga di Pekanbaru ini, khususnya daerah Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, yaitu pada hari Sabtu (30/5/2026), pukul 22.40 WIB, resah. Pasalnya sebanyak 12 ekor gajah liar memasuki pada kawasan perkebunan warga setempat.

Hal itu sebagaimana informasi dipaparkan petugas Damkar Pekanbaru, Setiawan. Dia mengatakan, malam itu belum terlalu larut, dan ketika telepon darurat di Damkar, yaitu dihari Sabtu (30/5/2026), pukul 22.40 WIB, seorang warga bernama Heriyanto berada disambungan telepon melapor keberadaan hal kawanan gajah liar memasuki kawasan perkebunan di Muara Fajar, di Kecamatan Rumbai.

Mungkin bagi sebagian orang, pertemuan dengan gajah menjadi pengalaman langka dan mengagumkan. Namun, itu bagi warga yang tinggal di sekitar perbatasan kawasan hutan dan perkebunan, kemunculan satwa berukuran raksasa (gajah) malam hari bisa menghadirkan kecemasan tersendiri. Tapi, laporan warga tersebut ditindaklanjuti. Tim penyelamatan dari Damkar Pekanbaru.

“Kami dari Damkar Pekanbaru, dari Pos 13 Cempaka ini dengan menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus (MPK) 21, meluncur ke lokasi yang dikabarkan warga setempat itu. Perjalanan menuju ke lokasi memakan waktu sekitar 35 menit, sebelum akhirnya petugas tiba pada pukul 23.25 WIB. Disaat itu, diketahui malam itu belum terlalu larut,” ujar Setiawan.

Komandan Peleton (Danton) Setiawan juga mengatakan, bahwa pihaknya ini bergerak dari Pos 13 Cempaka menggunakan MPK 21. Perjalanan menuju ke lokasi, di tengah gelapnya malam, petugas juga mendapati pemandangan yang tidak biasa. Terpantau belasan atau sekitar 12 ekor gajah liar ada melintas kawasan perkebunan warga yang di sepanjang Jalan Pekanbaru -Minas.

Kawanan gajah tersebut bergerak perlahan mengikuti jalur yang menjadi lintasan alami mereka. Situasi itu, yang segera mendapat perhatian serius. Selain petugas di Damkar, juga melibatkannya pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dan serta aparat TNI. Ketiga unsur itu, berkoordinasi memastikan keselamatan warga sekaligus menjaga agar kawanan gajah tak mealami gangguan selama proses penghalauan.

Sementara itu, dikonfirmasi kepada Kepala Damkar Pekanbaru, Zarman Candra, hanya mengatakan bahwa kemunculan kawanan gajah di kawasan Muara Fajar itu bukanlah fenomena baru. Wilayah tersebut memang berada di jalur yang kerap dilalui satwa liar saat berpindah dari satu kawasan menuju
ke kawasan lainnya.

“Artinya, hal perlintasan gajah di kawasan tersebut memang itu cukup sering terjadi yang karena merupakan jalur migrasi atau lintasan alami kawanan gajah. Oleh sebab itu, didalam penanganan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian satwa yang dilindungi,” ujarnya, Ahad (31/5/2026).

Bagi petugas di lapangan, operasi seperti ini, ujarnya, membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian. Ini, sangat berbeda dengan evakuasi satwa kecil yang dengan segera diamankan. Namun, kawanan gajah harus diarahkan secara perlahan agar tidak ada merasa terancam dan tidak menimbulkan kepanikan yang tentunya bisa berpotensi membahayakan manusia maupun satwa itu sendiri.

Beruntung, didalam proses penghalauan berlangsung lancar. Setelah itu, beberapa waktu, kawanan gajah berhasil diarahkan menjauh dari area perkebunan, dan serta itu kembali menuju habitatnya. Tidak ada kerusakan yang ditimbulkan, baik terhadap lahan perkebunan warga maupun fasilitas lainnya. Operasi penyelamatan ini berakhir dengan halnya aman dan seluruh personel kembali ke pos pada pukul 00.55 WIB. (Irsyad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.