Pungutan Uang Komite dan Pembangunan Kantin Dipertanyakan, Ini Jawaban Kepala MAN 1 Tembilahan

0 94

DERAKPOST.COM – Sebelumnya, diketahui beredar pertanyaan dari berbagai pihak, hal pembangunanya kantin di lingkung sekolah dan pungutan uang komite sebesar Rp100 ribu per bulan masih diberlakukan terhadap siswa.

Kepala MAN 1 Tembilahan, Ibrahim, S.Pd.I, memberi penjelasan terkait pembangunan kantin di lingkungan sekolah serta alasan pungutan uang komite sebesar Rp100 ribu per bulan masih diberlakukan.

Ibrahim mengatakan, saat ini terdapat 14 unit kantin baru yang dibangun itu di area belakang sekolah. Pembangunanya kantin bertujuan meningkatkan pengawasan dan kedisiplinan siswa yang selama berada di lingkungan madrasah.

“Seluruh pagar sekolah, sudah dipasangi kawat berduri dan diawasi satpam serta CCTV 24 jam, supaya siswa tidak keluar lingkung sekolah saat jam belajar. Misal
untuk merokok atau keluyuran,” ujarnya.

Dikutip dari laman LancangKuning. Ia pun menjelaskan, sebelumnya banyak siswa membeli makanan dan minuman di luar sekolah sehingga pengawasan menjadi sulit dilakukan.

Kemudian, katanya soal adanya pungutan uang komite (SPP) sebesar Rp100 ribuan perbulan tersebut digunakan membantu menutupi kebutuhan operasional sekolah, termasuk honor guru, petugas keamanan, dan kebutuhan penting lainnya.

Bram sapaan akrabnya juga memaparkan terkait pungutan uang komite demikian itu, dikarena pihak madrasah hanya menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. Sebagaimana yang diatur di UU No20 Tahun 2003.

Dana BOS pusat, kata dia, digunakan untuk kebutuhan perbaikan ringan seperti halnya  perbaikan genteng, meja siswa, bangunan rusak ringan, serta kebutuhannya alat tulis kantor di sekolah dalam menunjang proses belajar mengajar.

Sementara itu, hal dana komite disebut dia, digunakan membantu menutupi kebutuhan operasional sekolah, termasuk honor guru, petugas keamanan, dan kebutuhan penting lainnya. “Kita menetapkan pungutan uang komite berdasarkan hasil rapat,” ujarnya.   (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.