Respons Polemik Pemberitaan Salah Satu Media Nasional, NasDem Riau Akan Ada Aksi ke PWI

0 84

DERAKPOST.COM – Merespon pada berita diterbitkan media nasional yakni Majalah Tempo, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Riau ini bersiap gelar aksi damai, direncanakan berlangsung Kamis (16/4/2026), bertempat Kantor PWI Jalan Arifin Achmad.

Sebagaimana informasi didapatkan, aksi damai yang berlangsung pukul 11.00 WIB, di Kantor PWI Riau tersebut. Yakni dengan menurunkan sebanyak 500 orang. Dengan menyampaikan pernyataan sikap ke pihak PWI Riau. Dalam hal ini, titik awal di Kantor DPW NasDem Riau, sebelum dilanjutkan ke Kantor PWI Riau tersebut. Aksi ini, dengan tujuan menyikap pemberitaan.disalah satu media nasional

“Sebagai bentuk respons dari atas polemik pemberitaannya salah satu media nasional yang dinilai juga merugikan partai. Hal aksi itu, direncanakan berlangsung pada Kamis (16/4/2026), sekitar pukul 11.00 WIB, yang dengan titik awal itu Kantor DPW NasDem Riau di Jalan Diponegoro. Hal itu, sebelum dilanjutkan ini ke Kantor PWI Riau di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru,” tertulis didalam  surat tersebut.

Dikesempatan itu, Sekretaris DPW NasDem Riau Yopi Arianto, menyampaikan bahwasa pihaknya tidak menolak kritik, namun perlu  menekankan itu pentingnya menjaga etika dalam halnya praktik jurnalistik. Keputusan adanya aksi damai tersebut, diambil dalam rapat internal pengurus DPW NasDem Riau yang digelar di Kantor DPW NasDem Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, dihari Rabu (15/4/2026) sore.

“Kami, NasDem ini siap dikritik, tapi bukan dengan itu menggiring opini sesat. Apalagi yang menyangkut nama baik Ketua Umum NasDem Surya Paloh seperti ditulis dalam pemberitaan tersebut. NasDem, juga tidak menolak kritik. Namun, perlu menekankan itu pentingnya menjaga etika dalam praktik jurnalistik. Kami ini, sampaikan pernyataan sikap,” sebut Yopi.

Dia juga meminta pihak media dimaksud memberikan hal klarifikasi terkait ilustrasi pada sampul Majalah Tempo tersebut dan menjadi sorotanm Menurutnya, kebebasan pers juga harus tetap berada dalam koridor profesionalisme dan tanggung jawab.

Yopi menambahkan bahwa NasDem mendukung pemberitaan yang konstruktif dan mencerdaskan, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan akurat.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat internal pengurus DPW Partai NasDem Riau yang digelar di Kantor DPW NasDem Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu (15/4) sore. Dalam rapat itu, pengurus sepakat menyampaikan pernyataan sikap secara terbuka sekaligus meminta klarifikasi atas pemberitaan yang dinilai kontroversial.

Sekretaris DPW Partai NasDem Riau, Yopi Arianto, menyampaikan bahwa pihaknya tidak menolak kritik, namun menekankan pentingnya menjaga etika dalam praktik jurnalistik. “Kami NasDem siap dikritik, tapi bukan menggiring opini sesat. Apalagi menyangkut nama baik Ketua Umum NasDem Surya Paloh,” kata Yopi.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai NasDem Riau, Dedi Harianto Lubis, menegaskan keberatan partainya terhadap ilustrasi sampul majalah tersebut.

“Kami ingin media tersebut meluruskan pemberitaan yang merugikan NasDem. Oleh sebab itu, kami akan menyampaikan pernyataan sikap terkait masalah ini,” kata Dedi.

Ia juga menyoroti penulisan PT NasDem Indonesia Raya Tbk dalam sampul majalah yang dinilai tidak sesuai fakta dan hanya berdasarkan penafsiran. Dedi menambahkan bahwa penggabungan antara NasDem dan Gerindra merupakan opini yang keliru dan berpotensi menyesatkan publik.

Aksi yang direncanakan tersebut diperkirakan akan diikuti ratusan kader NasDem. Setelah menyampaikan pernyataan sikap di kantor DPW, massa akan bergerak menuju Kantor PWI Riau untuk menyampaikan keberatan secara langsung kepada organisasi wartawan tersebut.

“NasDem juga akan menyampaikan keberatan terkait berita Tempo ke PWI Riau. Kami ingin tahu sikap PWI dalam merespons kasus ini. Semoga bisa menjadi bahan evaluasi ke depan agar berita yang tidak sesuai fakta tidak terulang lagi,” kata Dedi.

Melalui langkah ini, DPW Partai NasDem Riau berharap adanya klarifikasi serta evaluasi dari pihak terkait, sekaligus mendorong praktik jurnalistik yang menjunjung tinggi kode etik dan akurasi informasi. (Redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.