RSUD Telukkuantan Gandeng Fakultas Teknik Unri untuk Lanjutkan Pembangunan Gedung Rawat Inap

0 72

DERAKPOST.COM – Proyek gedung rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD ini sebelumnya menjadi perhatian setelah proses pembangunannya terhenti. Dimana
berdasarkan hasil koordinasi dengan BPKP, diperlukan penilaian independen dari pihak akademisi ahli teknik sebelum itu anggaran baru dapat dikucurkan untuk penyelesaian.

Saat sekarang ini RSUD Teluk Kuantan jalin kerja sama dengan Fakultas Teknik Unri ini untuk kelanjutanya pembangunan gedung rawat inap. Kolaborasi strategis ini, dengan Fakultas Teknik untuk melakukan penilaian teknis terhadap bangunan rawat inap yang terbengkalai.

Diterangkanya oleh Direktur RSUD dr Benni Antomy langkah ini diambil sebagai upaya memenuhi rekomendasi BPKP agar proyek pembangunan sempat terhenti itu, dapat dilanjutkan kembali secara legal dan serta struktural.

“Kerja sama ini adalah langkah penting untuk memastikan kelanjutan pembangunan gedung rawat inap kita memiliki dasar hukum dan teknis yang kuat,” ujar dr Benni, Jumat (10/4/2026) di Telukkuantan, dikutip dari laman Goriau.

​Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026. Dokumen kesepakatan diteken langsung oleh Direktur RSUD Teluk Kuantan dr Benni Antomy, bersama Dekan Fakultas Teknik Universitas Riau Prof Ahmad Fadli.

​Fokus utama dari tim ahli Fakultas Teknik Unri adalah melakukan audit dan perhitungan terhadap nilai eksisting dari struktur bangunan yang ada. Penilaian ini mencakup analisis kelayakan struktur bangunan dan audit nilai ekonomis material yang sudah terpasang.

“Tentunya ini akan melahirkan rekomendasi teknis terkait langkah konstruksi lanjutan yang aman dan efisien,” kata dr Benni.

​Proyek gedung rawat inap ini sebelumnya menjadi perhatian setelah proses pembangunannya terhenti. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPKP, diperlukan penilaian independen dari pihak akademisi atau ahli teknik sebelum anggaran baru dapat dikucurkan untuk penyelesaiannya.

​Pihak RSUD berharap hasil penilaian dari Unri dapat segera keluar agar proses tender atau kelanjutan fisik bangunan bisa masuk ke dalam skema anggaran mendatang.

“Proses ini akan memakan waktu selama dua bulan. Setelah itu, kita akan lakukan review DED,” tambah dr Benni.

RSUD Teluk Kuantan merupakan pusat layanan kesehatan utama di Kabupaten Kuansing yang saat ini tengah melakukan modernisasi fasilitas guna meningkatkan kapasitas pelayanan rawat inap dan spesialis.

“Kalau gedung ini sudah jadi, tentunya kapasitas ruangan bertambah dan tentunya ini selaras dengan visi misi Pak Bupati, yakni peningkatan layanan bidang kesehatan,” kata dr Benni. (Hendri)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.