Posko Terpadu Angkutan Lebaran Resmi Ditutup, Bandara SSK II Pekanbaru Layani 218.071 Penumpang

0 61

DERAKPOST.COM – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Syarif Kasim II resmi menutup operasional Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 H yang aktif sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Penutupan ditandai dengan Apel Penutupan Posko yang diikuti oleh manajemen internal Bandara Sultan Syarif Kasim II bersama seluruh stakeholder bandara pada Senin (30/3/2026).

General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II , Achmad, mengatakan kegiatan apel tersebut menandakan berakhirnya pelaksanaan monitoring angkutan udara periode Lebaran 2026/1447 H.

“Berkat sinergi yang erat antara PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident,” ujar Achmad.

Sepanjang periode posko, Bandara Sultan Syarif Kasim II melayani sebanyak 218.071 penumpang, meningkat 8,7% dibandingkan periode Angkutan Lebaran 2025 sebanyak 200.675 penumpang. Puncak arus mudik penumpang terjadi pada 17 Maret 2026 dengan jumlah 12.837 penumpang dan puncak arus balik terjadi pada 28 Maret 2026 dengan jumlah 13.354 penumpang.

Dari sisi operasional penerbangan, bandara Sultan Syarif Kasim II melayani 1.404 pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026, meningkat 10,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2025, dimana bandara melayani sebanyak 1.268 pergerakan pesawat. Peningkatan ini juga didukung oleh realisasi 179 penerbangan tambahan (extra flight) dari maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Super Air Jet dan Wings Air pada rute Jakarta, Batam, Yogyakarta, Kuala Lumpur serta Gunung Sitoli Nias.

Menurut Achmad, peningkatan trafik periode Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan 2025 yang berhasil dilayani secara optimal dan mencatatkan zero accident ini semakin mempertegas peran strategis Bandara Sultan Syarif Kasim II sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah Riau.

“Pertumbuhan trafik periode Angkutan Lebaran di awal tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi Bandara SSK II untuk terus meningkatkan kualitas layanan sepenuh hati dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna memberikan pengalaman yang berkesan bagi para pengguna jasa serta utamanya mendukung pengembangan pariwisata serta perekonomian daerah di Provinsi Riau” tutupnya. (Redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.