H+ 5 Arus Balik Lebaran di Bandara SSK II Ini Mulai Menguat, Penumpang Diprediksi Meningkat Berlangsung Hari Ini
DERAKPOST.COM – Kondisi terbaru disaat ini penumpang arus balik di Bandara SSK II Pekanbaru, ditahun 2026, mulai menunjuk dinamika yang menarik.
Memasuki H+5 atau Jumat, 27 Maret 2026, ada aktivitas transportasi udara di bandara utama Provinsi Riau ini masih cukup tinggi, meski terjadi sedikit penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Hal data terbaru mencatat, jumlah pergerakan penumpang mencapai 12.683 orang, atau turun sekitar 7,4 persen dibandingkan tahun 2025.
Sementara itu, pergerakan pesawat tercatat sebanyak 78 penerbangan, juga mengalami penurunan sebesar 2,5 persen secara tahunan.
Meski secara harian terlihat adanya penurunan, tren keseluruhan selama periode angkutan Lebaran justru menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data akumulatif sejak H-8 hingga H+5, total pergerakan penumpang mencapai 177.699 orang, atau naik 7,14 persen dibandingkan tahun lalu.
Tidak hanya itu, jumlah pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan sebesar 9,14 persen dengan total 1.158 penerbangan.
Hal ini mengindikasikan bahwa mobilitas masyarakat selama momen Lebaran tahun ini tetap tinggi, bahkan cenderung meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Sumber resmi, Surya Bunaya, menjelaskan bahwa fluktuasi jumlah penumpang pada H+5 merupakan hal yang wajar dalam pola arus balik.
Biasanya, puncak arus balik terjadi pada H+3 hingga H+4, sehingga memasuki H+5 jumlah pergerakan mulai sedikit menurun.
Namun demikian, aktivitas di bandara masih tergolong padat, mengingat masih banyak masyarakat yang memilih kembali ke kota asalnya pada hari-hari setelah puncak arus balik.
Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang secara akumulatif menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi udara yang dinilai lebih cepat dan efisien.
Selain itu, faktor pemulihan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan perjalanan pasca pandemi juga turut mendorong tingginya mobilitas masyarakat pada Lebaran tahun ini.
Surya Bunaya juga menegaskan bahwa pihak pengelola bandara bersama seluruh stakeholder telah mengantisipasi lonjakan penumpang sejak awal periode angkutan Lebaran.
Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari penambahan personel, optimalisasi layanan check-in, hingga penguatan sistem keamanan dan keselamatan penerbangan.
Semua ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan bagi para pengguna jasa bandara.
Tidak hanya itu, koordinasi dengan maskapai penerbangan juga terus dilakukan untuk mengatur jadwal penerbangan secara efektif, sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan penumpang tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Sejumlah maskapai bahkan telah menambah frekuensi penerbangan pada rute-rute favorit selama periode Lebaran.
Memasuki H+6 atau Sabtu, 28 Maret 2026, jumlah penumpang diprediksi kembali mengalami peningkatan.
Diperkirakan akan ada sekitar 13.348 pergerakan penumpang dengan 76 pergerakan pesawat. Angka ini menunjukkan bahwa arus balik masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, meskipun secara bertahap akan mulai menurun seiring berakhirnya masa libur panjang.
Surya Bunaya menambahkan, pihak bandara akan terus memantau perkembangan arus penumpang secara real-time guna memastikan seluruh operasional berjalan dengan baik.
Ia juga mengimbau kepada para penumpang untuk datang lebih awal ke bandara, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga barang bawaan masing-masing demi kelancaran perjalanan.
Dengan tren yang ada saat ini, diharapkan seluruh proses arus balik Lebaran 2026 di Bandara Sultan Syarif Kasim II dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Tingginya mobilitas masyarakat menjadi indikator positif bagi sektor transportasi udara sekaligus mencerminkan geliat aktivitas ekonomi yang semakin membaik di wilayah Riau dan sekitarnya.
Ke depan, pengelola bandara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat fasilitas pendukung guna menghadapi lonjakan penumpang pada momen-momen besar lainnya.
Dengan demikian, Bandara Sultan Syarif Kasim II diharapkan dapat terus menjadi gerbang utama yang andal dan nyaman bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan udara, baik untuk keperluan mudik, bisnis, maupun wisata. (Redaksi)