Rumah Ambruk di Kelurahan Pangakalan Bunut Ini Sudah Sepekan, Tapi Dinsos Pelalawan Sebut Baru Tahu

0 70

DERAKPOST.COM – Kendati sempat heboh diberbagai platform Medsos, ada kejadian rumah ambruk di Kelurahan Pangakalan Bunut, di Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, pada 20 Maret 2026 malam lalu. Tapi dari pihak Dinas Sosial (Dinsos) mengaku tidak mengetahui.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pelalawan, Erwin Rommel, S.Sos, mengatakan baru tahu soal kejadian tersebut. “Belum ada laporan ke kita. Di Kelurahan Bunut ya. Baru tahu aku ini,” katanya, singkat saat dikonfirmasi awak media terkait ada kabar demikian.

Selain itu, Kadinsos Inipun, juga baru akan mencari tahu kronologis kejadian setelah tujuh (7) hari ambruknya rumah menimpa keluarga kurang mampu yang di Kelurahan Bunut itu. “Nanti kami crosscek ya,” terang Erwin seperti halnya ini dikutip dari laman Sekatanews.

Saat ditanyakan, sebelumnya pengakuan keluaraga korban, sudah pernah didata, namun, belum terealisasi sampai saat ini. Kadis itu mengaku belum pernah tahu dan baru akan melakukan hal pengecekan dan peninjauan dilapangan.

Diketahui, pasca ambruknya rumah warga atas nama Fauzan yang merupakan tulang punggung keluarga itu sejak kecil memang diketahui sebagai anak yatim. Hidup sama tiga bersaudara dan ibunya yang juga janda tua, itu sempat ramai di perbincangkan di Medsos hingga tak luput dari pemberitaan Media Online.

Sebagaimana hal diberitakan sebelumnya. Yang ditulis media ini, Jumat (20/3/2026), judul itu Belum Tersentuh Bantuan, Rumah Anak Yatim di Pelalawan Ambruk. Didalam hal ini, hari raya Idulfitri 1447 H/2026 M ini, banyak kalangan merayakan kemenangan bersama sanak keluarga, namun berbeda dirasakan keluarga Fauzan (29).

Pasalnya lelaki yang sejak kecil sudah menyandang status yatim, itu terpaksa menelan pil pahit setelah rumah tempat tinggal mereka bersama adik-adik dan ibunya, ambruk hingga merusak perabotan untuk keperluan mereka memasak Lebaran nanti.

Raut wajah sedih terpancar, ketika tim media ini datang langsung melihat kondisi rumah tersebut, di Pinggir jalan Lintas Bono (Jalinbon), Kelurahan Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau. Beruntung dari kejadian tersebut tak ada menimbulkan korban jiwa.

“Kami tak sadar pak, tadikan kami ikut pawai takbir keliling. Namun, setelah pulang kondisi dirumah sudah hancur seperti ini,” kata Fauzan, kepada SekataNews.com, menceritakan.

Fauzan, bersama ibunya juga menjelaskan bahwa selama ini rumah mereka memang belum pernah menerima bantuan seperti Rumah Layak Huni (RLH) dari Dinas Sosial maupun pihak terkait lainnya. Dengan kejadian itu, pihaknya berharap bisa mendapat perhatian agar bisa tidur nyaman, tanpa ada rasa ketakutan akan ada yang ambruk lagi dari sisi bangunan lain.

“Selama ini belum ada bentuan rumah ke kami pak. harapan kami dengan kejadian ini bisa mendapat perhatian dari pemerintahan terkait. Takut juga adik-adik kecil, dan di pinggir jalan juga. Mau bangun seadanya sekarang tak sanggup kami pak,” terangnya berharap.

Diketahui, saat ini keluarga tersebut bertahan dengan keadaan seadanya. Kerugian ditaksir sampai jutaan rupiah. Awak media juga belum mendapatkan pernyataan dari pihak terkait, sampai artikel ini naik tayang. (Ajo Marbun)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.