DERAKPOST.COM – Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menegaskan dalam optimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak akan membebani masyarakat.
Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memiliki strategi khusus didalam hal itu untuk mendongkrak pendapatan tanpa harus menambah beban masyarakat.
Katanya, Pemprov Riau telah membentuk Tim Optimalisasi PAD. Tim tersebut akan menggali potensi pajak-pajak bersumber dari perusahaan yang belum tergarap optimal.
“Tim tersebut dibentuk sebagai upaya Pemprov Riau di tengah kondisi fiskal menurun akibat dana transfer berkurang dan adanya aturan baru terkait pajak Opsen,” katanya.
Plt Gubri mengatakan, Pemprov Riau terus berupaya dan mencari solusi mengatasi kekurangan fiskal tanpa harus mengeluh. Dengan adanya keyakinan, tentu ini dapat menggali potensi pendapatan daerah.
“Insyaallah dengan keyakinan. Hal tidak memberatkan masyarakat. Itu, jadi kata kuncinya,” kata Plt Gubri saat acara Safari Ramadan di Rumah Suluk Syekh Oesman Syahabuddin, Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil), Jumat (6/3/2026).
Namun, lanjut Plt Gubri, Pemprov Riau akan memperbaiki tata kelola dalam pendapatan, dengan menggali potensi pajak. Seperti Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).
“PBBKB ini potensinya cukup besar. Kita sekarang ini dapat tiap tahun cuma Rp1 triliun, sementara minyak yang masuk cukup besar. Teman sejawat Kalimantan Timur bisa sampai Rp6 triliun dari PBBKB,” sebutnya.
Plt Gubri menegaskan, Pemprov Riau akan menggandeng Forkopimda Riau dalam hal menggali potensi PBBKB. Nanti sebutnya, akan persiapkan semua, dengan gandeng Forkopimda
“Nanti akan kita persiapkan semua, kita gandengan semua Forkopimda Riau untuk menggali potensi PBBKB. Nanti ada Pak Pangdam, Kapolda, Kajati, Danrem semua ada. Nanti kita akan menyelesaikan semua bersama. Bisa kita capai,” tambahnya. (Mulyono)