DERAKPOST.COM – Prestasi kontingen Muaythai Kota Dumai dalam ajang Dumai Muaythai Open 2026 menjadi sorotan di kalender olahraga Provinsi Riau. Bertindak sebagai tuan rumah, Muaythai Dumai tampil dominan dengan raihan 13 medali emas dan 2 medali perak, sekaligus menunjukkan kesiapan pembinaan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau XI 2026, yang akan digelar di Kota Dumai dan Kabupaten Siak.
Di balik dominasi tersebut, ajang ini juga menjadi panggung kontribusi atlet yang tergabung dalam Tim Kontingen Muaythai Kota Dumai. Salah satunya adalah Habib Alfath Ramadhan, atlet asal Pekanbaru, yang pada kejuaraan ini membela Kontingen Muaythai Kota Dumai dan berhasil mencatatkan kemenangan di setiap laga yang dijalaninya.
Habib dikenal sebagai atlet muda yang konsisten mengikuti berbagai event Muaythai dan olahraga tarung di Provinsi Riau dengan tampil sebagai pemenang dan raihan emas. Sejak 2024, ia tercatat tampil pada Begaduh 1 (2024) dengan regulasi Muaythai tanpa elbow di kelas 60 kilogram dan berhasil meraih kemenangan. Pada tahun yang sama, ia juga mengikuti SKA Sport Show 1 (2024) dengan aturan striking di kelas 63 kilogram dan kembali keluar sebagai pemenang.
Konsistensi kemenangan dengan selalu meraih emas tersebut tersebut berlanjut pada 2025. Habib tampil pada Begaduh 2 (2025) di kelas 65 kilogram dengan regulasi Muaythai tanpa elbow dan kembali mencatatkan kemenangan, serta melanjutkan performa positifnya di SKA Sport Show 2 (2025) di kelas 63 kilogram dengan hasil kemenangan.
Memasuki 2026, Habib tampil pada laga exhibition Dumai Muaythai Open yang digelar Sabtu malam (24/1/2026) di kelas 65 kilogram bersama Kontingen Muaythai Kota Dumai dan kembali meraih emas kemenangan, melengkapi rangkaian performa positifnya di setiap event yang diikuti.
Habib merupakan alumni SMA Negeri 8 Pekanbaru. Kecintaannya terhadap Muaythai mendorongnya untuk terus aktif mengikuti pertandingan lintas event dan lintas regulasi, dengan hasil yang konsisten dan progresif. Mimpi dan kerja kerasnya Habib selalu sejalan dengan motivasi hidupnya yang selalu ia sampaikan.
“Dorong diri kamu sendiri, karena tidak ada orang lain yang akan melakukannya untuk kamu, semuanya memang akan terasa berat. Tapi berat bukan berarti tidak mungkin,” ucap Habib.
Dalam waktu dekat, Habib berharap dapat mengikuti seleksi Porprov dan melanjutkan kiprahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Ia juga menargetkan dapat tampil di kompetisi tingkat nasional hingga internasional, seiring dengan komitmennya menekuni Muaythai secara serius.
Rangkaian kemenangan Habib bersama Kontingen Muaythai Kota Dumai menunjukkan bahwa pembinaan, disiplin latihan, dan jam tanding yang berkesinambungan dapat menghasilkan performa yang konsisten. Prestasi Dumai menjadi kebanggaan kota, sementara kiprah Habib diharapkan mampu menularkan semangat berprestasi kepada generasi muda lainnya, khususnya di Provinsi Riau. (Fauzy)