Anggota KNES Ini Mengadu ke DPRD Riau Karena Diduga Oknum Pengurus Jual Lahan

0 54

DERAKPOST.COM – Sejumlah anggota dan Ketua Koperasi Nenek Eno Senamanenek (KNES), mengadu ke DPRD Riau, hari Senin (12/1/2026). Mereka merasa telah ditipu oleh oknum pengurus KNES mengelola lahan kebun sawit mereka di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.

Ketua Pejuang Korban Penipuan Oknum (PKPO) KNES Supriyadi mengatakan, ada 92 Sertifikat Hak Milik (SHM) lahan milik anggota yang diserahkan kepada KNES. Penyerahan sertifikat tersebut dengan alasan peremajaan. “Hingga kini tidak ada jelas,” katanya, seperti dikutip dari laman. Cakaplah.

Namun setelah berselang beberapa lama, gaji mereka berkurang dah ada yang tak gajian. Setelah usut punya usut, mereka mendapati bahwa sertifikat yang mereka serahkan ke KNES ternyata sudah dipindahtangankan alias dijual tanpa sepengetahuan pemilik pertama.

Bahkan sebagian dari mereka ada yang bertemu langsung dengan orang yang membeli lahan miliknya. Mengetahui hal itu, mereka pun mempertanyakan sertifikat tersebut kepada pihak KNES. Akan tetapi, hingga kini mereka yang mengaku korban penipuan ini belum mendapatkan kembali sertifikat miliknya.

“Jadi sebenarnya kami korban penipuan dari KNES. Kami ada 92 orang yang sudah membeli lahan di Senama Nenek, dan sertifikat kami sudah diminta dan ternyata banyak sertifikat kami yang sudah dijual kembali. Karena itu, kami ke DPRD Riau menyampaikan keluhan itu dan menuntut kepada oknum KNES agar hak kami dikembalikan,” ujar Supriyadi didampingi anggota KNES lainnya.

Ia mengaku, membeli lahan per kapling di sana tidaklah murah. Mereka mehabiskan biaya yang cukup banyak untuk dapatkan lahan tersebut. Dimana untuk harga pada satu kapling itu berbeda-beda. Nilainya itu berkisar Rp105 juta hingga Rp170 juta.

Dikatakannya, kerugian yang dialami oleh pemilik 92 SHM ini berkisar Rp12 miliar lebih. Pasalnya, mereka yang memiliki lahan ada yang tidak menerima hasil. Kemudian ada yang mendapatkan hasil atau gaji namun hanya sedikit dan tidak sesuai dengan luas dan produktif lahan. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.