Penghasilan Hotel Arya Duta Capai Rp32 Miliar, PAD untuk Riau Hanya Rp200 Juta Per-Tahun ???

0 56

DERAKPOST.COM – Diketahui, untuk halnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) diperoleh ini dari pengelolaan Hotel Arya Duta, itu hanya sebesar Rp200 juta per – tahun. Sementara diketahui estimasi hal pendapatan hotel itu bisa mencapai Rp32 miliar per tahun.

Dari hal demikian, tentu dinilai sangat tidak sebanding dengan potensnyai pendapatan hotel tersebut. “Pemprov Riau yang hanya menerima sekitaran Rp200 juta per tahun. Sementara, estimasi pendapatan hotel itu bisa mencapai Rp32 miliar per tahun,” ujar
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menjawab wartawan.

Disampaikan dia, berdasarkan data yang saya terima dari orang dalam, penghasilan hotel bisa sampai Rp32 miliaran per tahun. Tapi yang masuk ke Pemprov Riau sebagai pendapatan itu hanya Rp200 juta. Tingkat hunian juga rata-rata 69%. Sedih rasanya ini jika melihat demikian.

Dia menegaskan, meskipun nilai Rp200 juta tersebut merupakan ketentuan dari perjanjian kerja sama lama, seharusnya peluang ini dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan PAD Riau ke depan. Sebab kontrak kerja sama pengelolaan ini telah berakhir pada 2025 dan kini status Hotel Aryaduta kini 100% itu jadi aset Pemprov Riau.

Menurutnya, kondisi itu yang seharusnya membuka peluang baru, baik melalui pada perjanjian kerja sama yang tentunya lebih menguntungkan daerah atau halnya opsi pengelolaan langsung oleh Pemprov Riau demi optimalisasi pendapatan.

Hariyanto menyayangkan langkah PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) yang disebutnya diam-diam memperbarui kontrak kerja sama dengan pihak Lippo Karawaci tanpa sepengetahuan Pemprov Riau sebagai pemegang saham utama.

Dia menyebut, pihak SPR beralasan bahwa pembaruan kontrak dilakukan berdasarkan kuasa dari Gubernur Riau sebelumnya, Abdul Wahid. Meski begitu, Hariyanto menegaskan seharusnya ada komunikasi dan pembahasan terlebih dahulu sebelum keputusan penting tersebut diambil. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.