Pendaftaran Tutup, Calon Peserta Didik SMP Belum Tertampung, Disdik Meranti Siapkan Kuota Tambahan

0 77

DERAKPOST.COM – Saat sekarang ini hal pendaftaran untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 2025 di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau telah ditutup. Sementara, masih ada sebanyak 96 calon peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di wilayah Kecamatan Tebingtinggi yang belum tertampung.

Menyikapi persoalan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kepulauan Meranti, Tunjiarto MPd, langsung mencarikan solusi agar calon peserta didik tersebut bisa tertampung secara menyeluruh.

Salah satu solusinya adalah dengan penambahan kuota. Dimana, ada dua SMP Negeri di Kecamatan Tebingtinggi masih kekurangan peserta didik, yakni SMPN 3 dan SMPN 4.

Dengan rincian, di SMPN 3 masih kekurangan murid sebanyak 26 orang dan SMPN 4 kekurangan murid sebanyak 24 orang.

“Pendaftarannya sudah tutup karena di sistim Dapodik sudah penuh. Solusi sementara, SMPN 3 masih bisa menampung 26 orang dan SMPN 4 sebanyak 24 murid,” ungkapTunjiarto, didampingi Kepala Bidang Dikdas M Khusni dikutip dari laman GoRiaucom.

Dari jumlah 96 murid itu, lanjutnya, berarti masih ada 46 siswa di Kecamatan Tebingtinggi yang belum tertampung.

Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait yakni Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) di Provinsi Riau terkait prihal tidak tertampungnya puluhan calon peserta didik tersebut.

“Sesuai instruksi bupati, kita langsung berkoordinasi dengan BPMP. Kuota tambahan sedang diupayakan di SMPN 3 dengan penambahan dua lokal untuk menampung 46 orang calon peserta didik yang belum tertampung tersebut. Untuk itu, mari kita bersama berdoa agar upaya ini bisa terwujud,” bebernya.

Jika sebelumnya sistim zonasi diberlakukan sesuai dengan domisili, jelasnya, namun dengan kuota tambahan ini calon peserta didik tidak lagi ditentukan sesuai tempat tinggalnya. Tujuannya agar mereka semua bisa tertampung.

Disampaikan Tunjiarto pula, seiring kemajuan teknologi informasi dan kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat, akurat dan akuntabel, Diskudbud Kepulauan Meranti juga berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat.

Selanjutnya kata Tunjiarto, dengan adanya SPMB secara online ini diharapkan dapat mempermudah proses penerimaan murid baru baik bagi sekolah maupun bagi para calon peserta didik baru.

“Sistem online SPMB ini bekerja otomatis. Jika ada siswa yang tidak memenuhi syarat, maka akan langsung tereliminasi. Jadi, 96 orang yang tidak tertampung itu merupakan calon peserta didik yang tidak lolos mendaftar di sekolah lainnya,” pungkasnya.  (Atansyam)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.