DERAKPOST.COM – Plt Bupati Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, meninjau akan kesiapanya infrastruktur jalan di Pulau Rangsang. Hal ini, terkait harapan dari masyarakat bisa mendapat pelayanan kesehatan yang lebih baik. Akan segera terwujud dengan hadirnya Rumah Sakit Pratama di Desa Penyagun.
Hal ini merupakan berkat kerja keras serta kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menggaet anggaran dari APBN demi membangun rumah sakit yang juga merupakan harapan dari masyarakat yang ada di Pulau Rangsang.
Pembangunan Rumah Sakit Pratama yang akan menjadi tempat rujukan pelayanan kesehatan di tiga kecamatan di kabupaten termuda di Provinsi Riau itu mulai dilaksanakan pada 2024 mendatang setelah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) fisik bidang kesehatan sebesar Rp 45 miliar dari Pemerintah Pusat.
Anggaran sebesar Rp 45 miliar tersebut meliputi pembangunan fisik rumah sakit pratama, alat kesehatan dan armada untuk Puskesmas keliling. “Pemerintah pusat telah mengucurkan anggaran DAK sebesar Rp 45 miliar untuk pembangunan RS pratama tersebut, termasuk untuk pengadaan alat kesehatan pendukungnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri.
Dikatakan Fahri, pembangunan Rumah Sakit Pratama itu ditujukan agar lebih memudahkan masyarakat, khususnya di Kecamatan Rangsang dan sekitarnya untuk memperoleh layanan kesehatan di rumah sakit, selain tiga Puskesmas yang berdekatan dengan kecamatan tersebut.
Hal itu mengingat jarak yang harus ditempuh masyarakat cukup jauh untuk menjangkau RSUD Kepulauan Meranti yang terletak di Kota Selatpanjang. Bahkan bisa memakan waktu hingga 2 jam lebih untuk bisa sampai di RSUD. Tak jarang jika masyarakat Rangsang dan sekitarnya lebih memilih berobat keluar daerah tepatnya ke kabupaten tetangga, Tanjung Balai Karimun.
“Perencanaan pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Penyagun itu akan diproyeksikan menjadi rujukan untuk tiga Puskesmas yang berdekatan diantaranya Puskesmas Tanjung Samak, Kedabu Rapat dan Puskesmas Sungai Tohor,” ungkap Fahri dikutip dari halloriau.
Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar mengatakan pembangunan Rumah Sakit Pratama merupakan wujud komitmen Pemkab Kepulauan Meranti dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Juga untuk mempermudah dan mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Walaupun dalam masa pemerintahan yang singkat, tapi kami bertekad untuk melakukan sesuatu yang nyata untuk masyarakat. Salah satunya adalah pembangunan Rumah Sakit Pratama di Rangsang,” kata Asmar.
Bupati menjelaskan kehadiran Rumah Sakit Pratama itu dipandang penting untuk mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat khususnya yang berada di wilayah kecamatan yang jauh dari ibukota kabupaten.
Asmar, terwujud pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Rangsang berkat kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintahan kabupaten hingga pemerintah pusat. Sampai akhirnya Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah terpilih untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama dan tak banyak daerah yang bisa mendapatkan.
“Untuk bisa dapat pembangunan rumah sakit ini butuh upaya yang luar biasa. Butuh banyak dukungan hingga akhirnya pembangunan rumah sakit ini bisa dibawa ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Banyak daerah yang berharap, Alhamdulillah Kepulauan Meranti yang dapat,” tutur Asmar.
Asmar juga berharap keberadaan rumah sakit ini nantinya benar-benar dirasakan masyarakat manfaatnya. Katanya, nanti rumah sakit ini bisa memiliki spesifikasi di bidang penanganan kesehatan. Kalau bisa nanti menjadi rumah sakit rujukan regional, dan dirasa betul manfaatnya bagi masyarakat banyak.
Untuk mendukung kelancaran menuju akses ke fasilitas kesehatan tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti ini segera
membangun fasilitas penunjang berupa infrastruktur jalan. Dimana pada tahun 2023, akan dibangun ruas jalan Tanjung Samak- Repan digelontorkan memakai APBD Perubahan, yaitu sepanjang satu kilometer dengan anggaran itu sebesar kurang lebih Rp 5 miliar.
Pembangunan jalan dengan tekstur hotmix tersebut nantinya dilanjutkan pembangunannya ini pada tahun 2024 mendatang sepanjang 3 kilometer dengan anggaran Rp 14 miliar. “Pada tahun ini ruas Jalan Tanjung Samak – Repan yang melewati Desa Penyagun akan kita bangun sepanjang 1 kilometer lebih dengan pagu anggaran Rp 5 miliar kemudian dilanjutkan lagi pada tahun 2024,” kata Asmar.
Terkait pembangunan demikian ketika dikonfirmasi kepada Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti Rahmat Kurnia ST, membenarkan akan hal demikian. Katanya, segera dibangun tahun 2024, yang sepanjang 3 kilometer senilai Rp 14 miliar nanti menggunakan APBD.
“Infrastruktur jalan dengan hotmix itu akan mendukung fasilitas Rumah Sakit Pratama dibangun tahun depan. Yakni dengan digelontorkannya anggaran dari APBD untuk bisa pembangunan fasilitas jalan tersebut. Anggaran pembangunan jalan itukan guna mendukung fasilitas kesehatan Rumah Sakit Pratama sudah diusul di APBD Meranti,” ujar Sakinul. **Fir/Rul