Ketua APPSI Pekanbaru : Pedagang Hanya Cari Makan, Bukan Cari Kaya
MP, PEKANBARU – Pasca lapak lapak mereka digusur ratusan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, ratusan pedagang Pasar Sukaramai atau Pasar H Agus Salim (Pasar Pusat) menggelar rapat dengan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ida Yulita Susanti, SH, MH.
Dalam pertemuan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB, Sabtu (20/11/2021), para pedagang kaki lima (PKL) ini curhat kepada Ida Yulita yang juga anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru.
Mereka sangat berharap politikus Partai Golkar yang dikenal kritis terhadap pemerintah daerah serta konsen dalam membela kaum yang lemah ini mau memperjuangkan nasib mereka.
”Kemarin kami digusur Bu Ida. Tolong lah kami,” tutur Diana br Sitinjak salah seorang PKL yang sebelum penggusuran menjual sayur mayur ini.
Permohonan yang sama juga disampaikan PKL yang sebelum alat berat meratakan lapaknya menjual santan. Ia mengaku sudah 20 tahun berjualan di pinggir ruas Jalan H Agus Salim. Akibat penggusuran itu, praktis tidak ada penghasilan lagi.
”Padahal, ibaratnya kami ini baru memulai mencoba bangkit dampak Pandemi Covid-19. Tapi kini kami malah digusur oleh Pemko Pekanbaru,” ungkap Ari.
Menanggapi permohonan itu, Ketua APPSI Kota Pekanbaru Ida Yulita Susanti berjanji akan memperjuangkan PKL korban penggusuran.

‘”Prinsipnya para pedagang dan APPSI mendukung program program Pemerintah Kota Pekanbaru. Tetapi ini tentunya ada solusi. Tidak mendzalimi kita pedagang yang ada di Jalan Haji Agus Salim ini,” ucapnya.
Ida menyebut, yang di sini hanya mencari makan untuk kebutuhan hidup. Para PKL ini bukan ingin mencari kaya. Oleh sebab itu, Pemko diharapkan Ida mesti arif dan bijak menyikapinya.
”Jika memang mesti dipindahkan. Tempat yang baru itu harus betul betul layak dan kiosnya mencukupi menampung para pedagang Pasar Haji Agus Salim,” pungkasnya. * (DW Baswir)