DERAKPOST.COM – Belakangan beredar kabar, kalau empat pejabat eselon III di lingkung Diskominfo Pelalawan, sudah mengundurkan diri sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa. Ini, DPP LSM Amanah Rakyat Indonesia (AMATIR), mempertanyakan.
Nardo Pasaribu, SH, Ketum DPP LSM AMATIR Riau mengatakan, dirinya akan segera menyiapkan laporan ke Instansi terkait, bahkan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam waktu dekat ini. “Disaat ini kami, menyusun laporan pengunduran diri empat pejabat eselon III itu,” ungkap Nando dikutip dari laporriau.com.
Nardo menyebutkan, mengapa pihaknya akan menyurati instansi terkait dan APH tersebut ? Hal ini katanya, pihaknya ada menduga dikarenakan halnya kegiatan di Diskominfo Pelalawan untuk ditahun 2022 lalu, banyak menuai masalah dan tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pihaknya pejabat terkait.
Sambung Nardo, bahwa pihaknya juga mendapat informasi bahwa Pola Kerja yang tidak lazim dilakukan oleh Kepala Dinas, sehingga ini memicu para PPTK tersebut, mengundurkan diri. Karena itu pihaknya meminta BPK RI untuk serius melakukan audit kegiatan di Diskominfo Kabuapten Pelalawan dan segera menyiapkan laporan ke Aparat Penegak Hukum,” tegas Nardo.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupeten Pelalawan, Hendri Gunawan, saat dihubungi ke nomor ponselnya di nomor 08252 7947 XXXX, tidak bersedia menjawab panggilan RiauLapor.com meski beberapa kali dihubungi.
Sementara itu, Bupati Pelalawan H Zukri Misran, pada saat dihubungi menjawab pertanyaan dan menyarankan media ini saat mempertanyakan hal tersebut ke Sekdakab Pelalawan dan BKD Pelalawan. “Langsung ke Sekda dan BKD saja,” tulis Zukri Misran. **Rul