Masyarakat Kampar Kiri Mulai Resah Adanya Ancaman Banjir
DERAKPOST.COM – Air mulai meluap membasahi area yang nanti dilaksana Festival Subayang 2023. Atas kondisi demikian membuat resah masyarakat Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kampar.
Terkait kondisi itu dikonfirmasi kepada Camat Kampar Kiri Hulu Firdaus, hal ini ada benarnya. Masyarakat sekitar area itu, tentu menjadi resah terulang lagi hal kejadian tahun 1978 silam. Banjir disaat itu membuat masyarakat resah.
Pasalnya saat ini sambungnya, rasa dari kecemasan tersebut wajar saja. Karena, diketahui bahwa air yang di wilayah hulu sangat tinggi dan berpotensi meluap ke wilayah Kampar Kiri Hulu. Diperkira bisa terdampak besar akibat banjir ini.
“Wilayah Kampar Kiri Hulu, diperkirakan akan terdampak besar karena mayoritas akses transportasi masyarakat didaerah inikan meandalkan transportasi sungai. Kalau terjadi banjir ini, membuat daerah terisolir dan kesulitan,” terangnya.
Karena ada kecemasan ini, kata Firdaus, meminta bantuan pihak seluruh instansi terkait untuk dapat salurkan bantuan ke daerahnya. Ungkap dia, dalam situasi ini tentu masyarakat Kampar Kiri Hulu juga mengharap dukunganya bantuan.
Untuk diketahui. Bahwa sebelumnya itu diberitakan di daerah ini digelar Festival Subayang, hari Sabtu (11/3/2023). Tapi, akibat meluap Sungai Sibayang. Lomba yang ada diagendakan Dinas Pariwisata Riau ini dengan terpaksa ditunda.
Penundaan itu disampaikanya Peltu TNI Rudi Tanjung. “Maka, beberapa kegiatan Festival Subayang yang diagendakan itu harus ditunda. Sebab, meluap air sungai tersebut. Ini demi keselamatan dari para pengunjung,” ungkap Dan Pos ini.
Kesempatan itu, Rudi Tanjung meimbau
kepada panitia dan peserta untuk tetap memprioritaskan keselamatan. Disebab sungai yang juga membahayakan, maka memungkinkan untuk tidak melanjutkan acara demi tujuan keselamatan. **Rul