Paripurna DPRD Riau Masih Molor, Diminta Komitmen dan Ketegasan Pimpinan

0 252

 

DERAKPOST.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menggelar sidang paripurna, Selasa (24/1/2023). Namun seperti biasanya, jadwal rapat yang sudah ditetapkan itu masih saja molor.

Seperti halnya agenda di hari ini, yakni Penyampaian Jawaban Gubernur Atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Perda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 2022-2051 sekaligus Pembentukan Pansus.

Rapat yang dijadwalkan pukul 10.30 WIB itu molor hingga pukul 11.20 WIB, baru tampak pimpinan DPRD Riau dan Gubernur Riau, Syamsuar, memasuki ruang paripurna.

Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Almainis meminta, agar rapat paripurna sesuai waktu yang telah ditetapkan. Ia meminta semua komitmen mengikuti aturan, terutama soal jadwal sidang paripurna.

“Banyak pihak ini yang kita undang, ada Forkopimda juga punya banyak kegiatan lain selain paripurna ini. Maka saya juga minta pimpinan komit dengan jadwal. Kalau terlambat jangan sampai satu jam,” kata dia.

Sidang paripurna hari ini, kata dia, secara fisik hanya dihadiri 26 anggota DPRD Riau saja. Hal itu setelah dihitung hanya 26 orang, ini sudah tidak benar. Untuk ke depan, katanya, jangan seperti ini lagi.

Sementara itu, anggota DPRD Riau dari Fraksi Gerindra Syafruddin Iput, kembali ingingatkan agar anggota dewan jangan hanya menandatangani absen namun tak menghadiri rapat paripurna.

“Jangan teken absen, tetapi tidak hadir. Inikan tidak benar. Maka kami meminta pada pihaknya Badan Kehormatan (BK) diharapkan tegas. Jangan pilih kawan, hantam saja. Jangan hanya absen saja, tapi tak hadir,” kata Iput.

Menanggapi keluhan itu, Ketua DPRD Riau Yulisman selaku pimpinan sidang, mengimbau agar masukan anggota dewan jadi perhatian bersama. Ia ingin rapat paripurna tidak lagi secara online.

“Harapan kami ke Ketua BK Ade Agus. Bahwa ini tentu paripurna seharusnya tepat waktu. Kami umumkan berdasar rekomendasi Banmus DPRD Riau, rapat paripurna mulai hari ini dilaksanakan secara fisik. Tak ada online lagi,” kata Yulisman. **Rul

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.