Harimau Konflik Pelalawan Dititipkan di Kasang Kulim, BBKSDA Riau Sebut Itu Masih Tunggu Hasil DNA

0 63

DERAKPOST.COM – Dikabarkan ada seekor Harimau Sumatera, berada di lokasi Kebun Binatang Kasang Kulim. Dimana, informasi didapat bahwasa harimau tersebut merupa titipan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) RIau.

Diketahui pula, harimau yang dititipkan itu yang diduga terkait konflik satwa-manusia di Pelalawan itu, yang menelan dua korban pada bulan Juli 2026 lalu. Harimau itu juga menjadi perhatian, karena hewan dilindung itu dititipkan di kebun binatang tersebut.

Awak media, kemudian minta penjelasan kepada pihak BBKSDA Riau terkait alasan harimau dititipkan di Kasang Kulim, bukan pada tempat semestinya pusat rehabilitasi Harimau Sumatera berada di Dharmasraya Sumatera Barat, ataupun itu di Medan.

Bahkan dalam hal inipun, awak media juga mempertanyakan alasan itu belum adanya rilis resmi mengenai harimau tersebut. Hal penitipan harimau menjadi perhatian, yang setelah informasi mengenai keberadaanya harimau tersebut beredar.

Menanggapi pertanyaan dari awak media itu didalam group mendapat tanggapanya pihak BBKSDA Riau, seperti yang disampai Ujang. Bahwa mereka belum merilis untuk informasi resmi, karena masih melakukan pemeriksaan hewan tersebut.

“Kami ini, memang belum melakukan rilis mengingat sampai saat ini sedang dalam pengecekan serta uji DNA untuk hal dapat memastikan terkait HS tersebut,” demikian jawaban pihak BBKSDA Riau, didalam grup silaturahmi media KSDA Riau.

Masih Didalami

BBKSDA Riau juga menjelaskan, penitipan sementara di Kasang Kulim yang dilakukan dikarena harimau itu masih diperiksa untuk memastikan apakah satwa itu merupakan man-eater atau harimau yang diduga telah memangsa manusia waktu lalu.

Menurut BBKSDA, penitipan sementara itu juga dipertimbangkan untuk memudahkan proses evakuasi dan pelepasliaran apabila hasil pemeriksaan menunjukkan harimau tersebut tidak termasuk itu dalam kategori man-eater. Ini sedang observasi.

“Hal penitipan sementara, kami lakukan di Kasang Kulim mengingat itu masih dalam halnya pemeriksaan ini, untuk memastikan apakah itu man-eater atau bukan. Kalau itu tidak, maka akan lebih memudahkan dalam evakuasi pelepasliaran,” ujarnya.

Kesempatan itu, dalam keterangan tertulis dikatakan dia, bahwa dititipkan sementara di Kebun Binatang Kasang Kulim. Tetapi ini katanya, harimau tersebut ditempatkan di kandang tertutup serta tidak diperlihatkan juga kepada pengunjung umum.

Dipantau Tim Medis

Pihak BBKSDA Riau inipun menambahkan, harimau tersebut masih didalam observasi sambil menunggu hasil uji DNA. Tim medis juga, terus melakukan pemantauan secara intensif akan kondisi satwa tersebut “Mas izin, ini masih observasi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, hal tersebut sembari menunggu hasil uji DNA. Harimau saat ini dikontrol oleh tim medis dari BBKSDA yang secara intensif. Nanti lanjutnya, juga akan ada rilis lanjutan mengenai penangananya harimau di kebun binatang tersebut. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.