Untuk Korban Banjir di Huntara, Gubernur Aceh Mualem Minta PLN Gratiskan Biaya Listrik

0 55

DERAKPOST.COM – Pemerintah akan terus mengupayakan hal pemenuhan kebutuhan listrik bagi warga korban banjir menempati Hunian Sementara (Huntara). Hal tersebut ditanggapi Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dengan meminta PLN gratiskan biayanya listrik.

Mualem menyatakan hal demikian diketika meninjau huntara sudah selesai dibangun untuk halnya masyarakat korban banjir di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (13/10/2026). Kunjungan tersebut, Mualem ini mendengar langsung aspirasi warga yang berharap biaya listrik selama menempati Huntara, supaya tidak dibebankan kepada masyarakat.

Mualem mengakui itu terdapat sejumlah kekurangan didalam penyediaan fasilitas huntara. Pemerintah Aceh, kata dia, akan terus bisa berupaya memenuh kebutuhan warga, mulai dari hal fasilitas sanitasi, air bersih hingga listrik. “Kita tahu, untuk saat ini memang banyak masih kurangnya, tapi InsyaAllah kita akan terus upayakan lebih sempurna, baik itu WC, air bersih hingga listrik,” kata Mualem.

Dikutip dari laman Kompas. Aspirasi warga soal listrik itu baru diterima Mualem saat berkunjung ke lokasi, namun sebelumnya pada 8 Oktober 2026 Mualem ngaku telah ada menyurati Dirut PLN memperpanjang dukungan layanan listrik bagi masyarakat di daerah korban banjir masih menempati Huntara.

Didalam surat itu, Mualem menjelaskan, yaitu berdasarkan perkembangan terakhir, dukungan layanan listrik tersebut akan berakhir pada Oktober 2026. Sementara itu, masih ada terdapat masyarakat terdampak bencana yang tinggal di Huntara, dikarena pembangunan Hunian Tetap (Huntap) juga belum seluruhnya selesai dan ditempati.

“Dalam kondisi itu, keberlanjutan layanan listrik menjadi bagian penting pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi menuju pemulihan,” tulis Mualem dalam suratnya. Menurut Mualem, listrik tidak hanya dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga, tetapi juga mendukung pendidikan, kesehatan, keamanan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Aceh meminta PLN melanjutkan layanan listrik di lokasi-lokasi huntara sampai masyarakat terdampak dapat menempati huntap dan kembali menjalani kehidupan serta aktivitas ekonomi secara layak dan mandiri. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.