DERAKPOST.COM – Buya Anwar Abbas, berharap Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto agar dapat membenahi persoalan internal demi mengembalikan kepercayaan publik ke Korps Bhayangkara
Di antara hal-hal yang perlu dibenahi oleh Kapolri yang baru, pertama, masih seringnya terjadi praktik pungli dalam pengurusan SIM (Surat Izin Mengemudi), STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), dan tilang damai di jalan,” ujar Buya Anwar Abbas.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mendesak Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bertindak tegas dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menurutnya, pembenahan pada sektor pelayanan dasar seperti pengurusan dokumen kendaraan hingga penindakan lalu lintas di jalan raya merupakan fondasi utama untuk membangun citra kepolisian yang bersih dan berintegritas.
“Jika praktik-praktik ilegal semacam ini terus dibiarkan tanpa penanganan yang radikal, maka harapan untuk mewujudkan institusi kepolisian yang dihormati dan dicintai oleh rakyat akan sulit tercapai,” tegas Ketua PP Muhammadiyah tersebut, dikutip dari laman WartaEkonomi.
Selain persoalan pungli dan kompromi saat penilangan di lapangan, Buya Anwar Abbas juga membeberkan bahwa masih terdapat sejumlah masalah mendasar lain di tubuh kepolisian kerap dikeluhkan masyarakat luas dan membutuhkan pembenahan mendalam dari Kapolri baru. (Dairul)