Membuka Peluang Kolaborasi Bsnis pada APINDO Riau dan Hong Kong, RischioGov Fasilitasi Business Matching Forum

0 95

DERAKPOST.COM – RischioGov fasilitasi Business Matching Forum mempertemu pengusaha yang tergabung APINDO Riau dengan perwakilan ekosistem bisnis dan teknologi Hong Kong Cyberport. Dimana pertemuan berlangsung Resto Jengkodil, Pekanbaru, tersebut menjadi ruang dialog untuk membuka peluang kolaborasi bisnis, investasi, teknologi, dan pengembangan ekosistem usaha antara Riau dan Hong Kong.

Dari Hong Kong, forum dihadiri oleh Stanley Wan, Deputy Director for Commercial Relations, Hong Kong Economic and Trade Office (HKETO) Jakarta; Dennis Tedja, Hong Kong Cyberport Ambassador for Indonesia; Eric Yau, CEO and Founder Ambit Geospatial Solutions Limited, Hong Kong; Dicky Adi Naufal Farhansyah, AI Engineer Lead Aether AI Limited, Hong Kong; serta Sritenaya Geovani Putri, CEO and Founder Cube Studio Limited, Hong Kong.

Diskusi diawali dengan sambutan dari Co-Founder RischioGov, E. Haprianto, CRGP, CRMO, CRMP, yang menekankan pentingnya membangun jembatan kolaborasi antara pelaku usaha daerah dengan ekosistem bisnis dan teknologi global. Forum kemudian berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif sejumlah pengurus APINDO Riau, di antaranya Nila Riana dari PT Suka Fajar, Muhammad Daniala Syuhada dari RS Zainab, dan Innayah Umnihanie dari Sanaya Food.

Berbagai gagasan mengenai peluang kerja sama bisnis, pemanfaatan teknologi, untuk kecerdasan buatan, geospatial technology, pengembangan produk digital, serta akses terhadap jejaring bisnis Hong Kong yang menjadi bagian dari diskusi. Kehadirannya pelaku teknologi dari Hong Kong memberi perspektif baru mengenai bagaimana teknologi dapat menjadi penghubung antara kebutuhan bisnis lokal dengan peluang pasar dan inovasi global.

Acara dipandu oleh Anis Murzil, Direktur RischioGov, yang mengarahkan diskusi dalam suasana yang akrab dan terbuka. Dialog berlangsung hangat, dengan peserta tidak hanya membahas peluang, tetapi juga kebutuhan nyata dunia usaha serta kemungkinan membangun kerja sama yang dapat ditindaklanjuti.

Turut hadir dalam forum tersebut Direktur PT PIR, Muhammad Suhandi serta Anggota DPRD Riau Komisi III, Abdullah, yang ikut memberikan perspektif mengenai lingkungan usaha dan pembangunan ekonomi di Riau.

Bagi RischioGov, forum ini merupakan bagian dari upaya membangun business connection dan strategic partnership yang mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan sumber daya, teknologi, jejaring, dan peluang pasar internasional.

“Riau memiliki potensi bisnis yang besar. Tantangannya adalah bagaimana mempertemukan potensi tersebut dengan teknologi, jejaring, dan mitra yang tepat. Forum seperti ini menjadi ruang awal untuk membangun koneksi yang lebih konkret,” ujar Anis Murzil, Direktur RischioGov.

Pertemuan Riau–Hong Kong ini diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi berkembang menjadi berbagai bentuk kerja sama konkret, baik dalam bidang teknologi, investasi, perdagangan, pengembangan usaha, maupun kolaborasi antarpelaku bisnis.

Dalam keterangan tertulisnya. Melalui pertemuan semacam ini, RischioGov mengambil peran sebagai business advisory dan strategic connector yang membantu mempertemukan dunia usaha Riau dengan mitra strategis dari tingkat nasional maupun internasional.

RischioGov merupakan platform advisory bisnis terpadu yang mengintegrasikan business intelligence, risk management, dan governance untuk membantu dunia usaha membangun pertumbuhan bisnis dengan kepastian dan jejaring yang lebih kuat. (Redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.